Rabu, 26 Feb 2020 19:11 WIB

'Suspek Corona' di Semarang Meninggal, Keluarga Tak Bisa Dampingi Jenazah

Angling Adhitya Purbaya - detikHealth
RSUP dr Kariadi Semarang RS dr Kariadi Semarang (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Keluarga pasien isolasi yang meninggal di RSUP dr Kariadi Semarang sempat mendapat perlakuan khusus oleh dinas kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan pasien tersebut negatif virus corona COVID-19, meninggal karena bronkopneumonia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Abdul Hakam mengatakan, keluarga pasien tersebut ada di Kota Semarang dan luar kota. Di Kota Semarang keluarga pasien sempat dilakukan pemantauan dan hari ini adalah hari terakhir pemantauan.

"Yang kita lakukan sejak tanggal 13 kita pantau sama keluarganya. Hari ini hari terakhir, tidak ada yang gejala batuk atau sesak napas. Keluarga di Semarang dan luar kota terutama di semarang yang jadi pantauan kita alhamdulillah tidak ada gejala yang ditemukan," kata Abdul di RSUP dr. Kariadi Semarang, Rabu (26/2/2020).

Langkah tersebut dilakukan karena sebelumnya hasil tes apakah pasien terinfeksi virus corona atau tidak belum keluar. Namun saat ini dipastikan pasien yang merupakan seorang pria berusia 37 tahun itu negatif corona sehingga keluarga dan tetangga tidak perlu khawatir.

"Hasil lab menyatakan Covid-19 negatif. Mungkin ini bisa mencerahkan kepada masyarakat sekitar. Warga juga sebelumnya resah. Ini sudah clear dan tidak meresahkan," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "WHO Belum Bisa Prediksi Penyebaran COVID-19 ke Depannya"
[Gambas:Video 20detik]