Kamis, 27 Feb 2020 13:49 WIB

Virus Corona Terdeteksi 'Hadir' di Seluruh Benua kecuali Antartika

Firdaus Anwar - detikHealth
Airport personnel look at thermal scanners as they check on arriving passengers at Manilas international airport, Philippines, Thursday, Jan. 23, 2020. The government is closely monitoring arrival of passengers as a new coronavirus outbreak in Wuhan, China has infected hundreds and caused deaths in that area. (AP Photo/Aaron Favila) Virus corona terdeteksi di hampir seluruh benua kecuali Antartika. (Foto ilustrasi: AP Photo)
Jakarta -

Brazil yang berada di benua Amerika Selatan pada hari Rabu (26/2) mengonfirmasi kasus pertama virus corona (COVID-19). Ini artinya virus sudah hadir di seluruh benua kecuali Antartika yang minim penghuni.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menyebut wabah virus corona sebagai pandemi. Namun beberapa ahli berpendapat dengan kehadiran virus di benua Amerika Selatan penyakit ini semakin mendekati definisi pandemi.

Salah satu direktur untuk Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), Nancy Messonnier, menjelaskan ada beberapa kriteria untuk suatu situasi bisa jadi pandemi. Pertama virus harus menyebabkan penyakit serius termasuk kematian dan kedua menyebar antarmanusia.

"Dengan semakin banyak penyebaran di antara komunitas negara-negara terdeteksi, dunia semakin dekat memenuhi kriteria ketiga: penyebaran virus baru ke seluruh dunia," kata Nancy seperti dikutip dari CNN, Kamis (27/2/2020).

Di benua Afrika ada Algeria dan Mesir yang mengonfirmasi kasus virus corona. Di benua Asia negara seperti China, Korea Selatan, Jepang, dan Iran jadi sorotan karena kasus yang tinggi. Italia jadi pusat wabah virus corona di Eropa. Sementara Amerika Utara melaporkan 59 kasus dan Australia 22 kasus virus corona.

Saat ini dunia melaporkan sudah ada lebih dari 80 ribu kasus virus corona yang sudah terkonfirmasi. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) jumlah kasus baru belakangan lebih banyak datang dari luar China.



Simak Video "Mulai Senin, RSPI Sulianti Saroso Jadi Rumah Sakit Khusus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/kna)