Selasa, 03 Mar 2020 11:16 WIB

Menkes Tetapkan Pembiayaan Pengobatan Virus Corona Ditanggung Pemerintah

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menkes Terawan Agus Putranto (Andhika Prasetia/detikcom) Menkes Terawan tetapkan KLB virus corona. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah dalam hal ini Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto, menetapkan infeksi novel coronavirus atau COVID-19 sebagai Penyakit yang Dapat Menimbulkan Wabah. Statusnya sudah ditetapkan sebagai KLB atau Kejadian Luar Biasa pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ MENKES/104/2020.

Melihat hal tersebut, pemerintah menjamin pembiayaan kesehatan COVID-19 ditanggung sepenuhnya.

"Segala bentuk pembiayaan dalam rangka upaya penanggulangan sebagaimana dimaksud Diktum KEDUA dibebankan pada anggaran Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, dan/atau sumber dana lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tulis Keputusan Menkes tersebut seperti yang diterima detikcom, Selasa (3/3/2020).

Sebelumnya, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Bambang Wibowo, menyebut semua pembiayaan COVID-19 baik yang suspek atau sakit ditanggung pemerintah jika memenuhi kriteria sebagai orang dalam pengawasan. Orang dalam pengawasan maksudnya adalah mereka yang terbukti pernah kontak langsung dengan pasien positif COVID-19.

"Semua pembiayaan suspek atau sakit ditanggung pemerintah. Tidak perlu khawatir dalam persoalan pembiayaan ini. Yang penting kalau memang betul survailans sakit dan harus dirawat maka dibiayai oleh negara," tutur Bambang.

Saat ini diketahui dua warga Depok positif terinfeksi virus corona. Sembari keduanya menjalani perawatan, Kementerian Kesehatan menelusuri survailans aktif atau mereka yang pernah kontak dengan pasien baik kontak erat, dekat, maupun kontak area.



Simak Video "Sebut WNI ABK World Dream 'Duta Imunitas Corona', Menkes Dicibir"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)