Kamis, 05 Mar 2020 05:50 WIB

Refill Hand Sanitizer di Tempat Umum Bikin Boros, Bisakah Dipidana?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Fasilitas antiseptik gratis tersedia di halte TransJakarta Harmoni. Keberadaan antiseptik gratis itu sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona. Ada lho yang iseng refill hand sanitizer di tempat umum. (Ilustrasi: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Kelangkaan hand sanitizer di pusat perbelanjaan membuat banyak orang panik dan hilang akal. Banyak yang jahil, bawa botol kosong untuk diisi ulang dengan stok hand sanitizer di tempat umum. Wah parah!

Menanggapi hal ini, dr Mahesa Paranadipa, MH, Ketua Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI) menyayangkan fenomena tersebut. Meski begitu menurutnya hal ini masih menjadi perdebatan apakah termasuk pencurian atau bukan.

"Ini masih debatable, mau bilang pencurian tapi itu fasilitas umum," jelasnya saat dihubungi detikcom, Rabu (4/3/2020).

Hand sanitizer di tempat umum ini sampai harus diselotip karena pernah hilang.Hand sanitizer di tempat umum ini sampai harus diselotip karena pernah hilang. Foto: Sarah/detikHealth

dr Mahesa juga menyamakan hal ini dengan ketersediaan sabun dan tisu di toilet. Menurutnya jika disamakan dengan kasus ini, belum tentu bisa disebut sebagai kasus pencurian karena merupakan fasilitas umum.

"Kita ambil contoh tisu sama sabun di toilet, nggak mungkin kita bilang pencurian kalau ada yang ngambil banyak kan," ungkapnya.

Bagaimana menurutmu, refill hand sanitizer di tempat umum termasuk pencurian apa bukan sih?

Banyak yang mengeluh hand sanitizer sering habis karena ulah pada oportunis yang suka refill pakai fasilitas umum.Banyak yang mengeluh hand sanitizer sering habis karena ulah para oportunis yang suka refill pakai fasilitas umum. Foto: tangkapan layar


Simak Video "Ini Bahayanya Jika Hand Sanitizer Digunakan Terus Menerus"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)