Minggu, 08 Mar 2020 12:41 WIB

Terpopuler Sepekan: Ulah Jahil Refill Hand Sanitizer di Tempat Umum

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Hand sanitizer diselotip Hand sanitizer di stasiun sampai diselotip agar tak hilang (Foto: Sarah/detikHealth)
Jakarta -

Wabah virus corona COVID-19 membuat hand sanitizer langka di pasaran. Hand sanitizer yang disediakan di tempat umum pun tak luput dari 'penjarahan' tangan-tangan jahil yang iseng refill pakai botol kosong.

Di media sosial, para netizen mengeluhkan aksi refill botol hand sanitizer di tempat-tempat umum. Menurutnya, perilaku ini meresahkan karena menyalahgunakan fasilitas umum, sehingga cepat habis.

Penelusuran detikcom di lapangan, bukan hanya refill yang meresahkan. Hilangnya botol hand sanitizer di tempat umum juga menjadi perhatian tersendiri.

"Pernah hilang, sekali," kata seorang petugas kebersihan di Stasiun Jakarta Kota, Rabu (4/3/2020).

Agar tak hilang, botol hand sanitizer di dekat loket Stasiun Jakarta Kota bahkan sampai harus diselotip. Sedangkan di gerbong-gerbong kereta, botol hand sanitizer sampai harus dilem dengan bantalan perekat.

Itupun tidak menjamin aman. Sebuah foto yang beredar di media sosial menunjukkan hanya tersisa bantalan perekat saja, botol hand sanitizer sudah raib entah ke mana.

"Di lintas Bogor, iya memang hilang diambil. Hilangnya tidak tahu kapan, tapi baru ketahuan kemarin," kata Deddy Herlambang, seorang pengguna KRL rute Bogor yang mengambil foto tersebut dan membagikannya di media sosial.

Menanggapi fenomena ini, dr Mahesa Paranadipa, MH, Ketua Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI) menyebutnya dilematis. Untuk disebut pencurian dan dikenai sanksi pidana, menurutnya masih debatable.

"Kita ambil contoh tisu sama sabun di toilet, nggak mungkin kita bilang pencurian kalau ada yang ngambil banyak kan," ungkapnya.



Simak Video "Begini Cara Pembuatan Hand Sanitizer Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)