Sabtu, 07 Mar 2020 15:00 WIB

Bukan Tiap Saat, Catat Waktu Paling Tepat Pakai Hand Sanitizer

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Fasilitas antiseptik gratis tersedia di halte TransJakarta Harmoni. Keberadaan antiseptik gratis itu sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona. Pakai hand sanitizer nggak boleh keseringan. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Virus coronaCOVID-19 saat ini sudah mulai masuk ke Indonesia. Untuk pencegahan, orang-orang mulai berburu hand sanitizer sebagai cara mencegah terinfeksi virus tersebut. Bahkan banyak orang yang terus menerus memakainya dengan alasan upaya pencegahan.

Dokter spesialis kulit dari DNI Skin Centre, dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, menjelaskan pemakaian hand sanitizer juga ada aturannya. Tidak boleh terlalu sering pakai, kandungannya harus diperhatikan, dan kapan saja kita harus memakainya.

"Digunakan saat kontak dengan orang sakit, setelah menggunakan toilet, setelah batuk atau bersin yang menggunakan telapak tangan untuk menutupinya," jelas dr Darma pada detikcom, Sabtu (7/3/2020).

"Selain itu, karena wabah corona bisa menular melalui mukosa (seperti hidung, mata, dan mulut), maka sebelum bersentuhan dengan area itu perlu menggunakan antiseptik," imbuhnya.

Agar lebih efektif dalam membasmi kuman, dr Darma juga menyarankan untuk menggunakan hand sanitizer yang memiliki kandungan alkohol, minimal 60 persen. Jika menggunakan produk hand sanitizer yang non alkohol mungkin tidak akan bisa mengusir beberapa jenis kuman tertentu.

"Bahkan itu bisa membuat kuman kebal terhadap zat yang ada pada hand sanitizer dan mungkin menimbulkan iritasi pada kulit," ujarnya.

dr Darma juga mengingatkan, berdasarkan Pedoman Pencegahan Infeksi (PPI) jika sudah menggunakan hand sanitizer sebanyak 5 kali, harus dilanjutkan dengan cuci tangan. Ini dilakukan sebelum menggunakan cairan itu kembali.



Simak Video "Begini Cara Pembuatan Hand Sanitizer Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)