Minggu, 08 Mar 2020 15:30 WIB

Dikait-kaitkan dengan ABG Bunuh Bocah, Apa Bedanya Psikopat dan Sosiopat?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Child snickers marking as evidence, experts working on crime scene, car accident ABG bunuh bocah lima tahun, mungkinkah termasuk psikopat atau sosiopat? (Foto ilustrasi: Getty Images)
Jakarta -

Seorang ABG (Anak Baru Gede) perempuan berusia 15 tahun membunuh bocah berusia 5 tahun. Kepada polisi, ABG berisinial N mengungkap hobinya menonton film horor, salah satunya film 'Chucky'. "Hobinya dia nonton film 'Chucky'," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, di Polres Jakpus, Jl Garuda, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (6/3/2020).

Apakah perilaku tersebut bisa dikategorikan psikopat atau sosiopat?

Belum diketahui pasti apakah dia benar-benar memiliki gangguan di antara keduanya. Butuh pemeriksaan klinis untuk memastikan hal tersebut.

Namun baik psikopat maupun sosiopat tidak memiliki perbedaan klinis. Istilah ini biasa digunakan untuk orang yang memiliki gangguan kepribadian antisosial (ASPD). Supaya tahu, berikut perbedaannya seperti dikutip dari WebMd.

1. Hati nurani

Seorang psikolog di Pusat Perawatan Kesehatan Mental Sacramento, dr L Michael Tompkins, EdD mengatakan hati nurani merupakan suara yang ada di dalam diri, untuk membuat kita sadar apa yang dilakukan itu benar atau salah. Orang sosiopat ataupun psikopat sama-sama kurang empati pada orang lain.

Orang sosiopat biasanya memiliki hati nurani, namun lemah. Dia mungkin tahu saat melakukan suatu tindakan kalau itu salah dan merasa menyesal. Tapi, perasaan itu tidak menghentikan perilakunya.

Sementara, orang psikopat tidak punya hati nurani. Orang itu akan melakukan tindakan yang salah, menutupinya dengan kebohongan, dan mungkin pura-pura tidak tahu. Dia hanya memikirkan keuntungan dan kesenangannya sendiri, serta senang melihat orang lain susah karenanya.

2. Menggunakan kekerasan

Orang sosiopat bisa melakukan kekerasan pada orang lain, tapi bisa juga tidak untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Mereka bisa memanipulasi atau melakukan perilaku sembrono untuk mencapai tujuannya.

Sedangkan psikopat, orang itu tidak segan melakukan kekerasan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Bahkan kebanyakan orang psikopat bisa membunuh atau mencelakai orang lain lebih kejam atau egois.

Selanjutnya
Halaman
1 2