Jumat, 13 Mar 2020 14:10 WIB

Studi: Pasien Tetap Bisa Menularkan Corona Setelah 5 Minggu Terinfeksi

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Jumlah total kasus virus Corona atau Covid-19 di Korsel telah mencapai 7.513 kasus. Korsel pun terus berperang melawan Corona karena jumlah pasien terus bertambah. Studi mengatakan pasien tetap bisa menularkan virus corona setelah lima hari terinfeksi. (Foto: Getty Images/Chung Sung-Jun)
Jakarta -

Sebuah studi terbaru mengatakan patogen virus corona COVID-19 akan tetap berada di dalam saluran pernapasan pasien selama 37 hari atau sekitar lima minggu. Hal tersebut membuat mereka yang terinfeksi bisa menularkan virus ini selama berminggu-minggu lamanya.

Mengutip dari Bloomberg, seorang dokter di China mendeteksi adanya ribonucleic acid (RNA) virus corona dalam sampel pernapasan dari sebagian pasien yang selamat setelah 20 hari terinfeksi COVID-19. Penelitian ini pun telah diterbitkan di dalam jurnal medis The Lancet.

"Temuan ini memiliki implikasi penting dalam pengambilan keputusan isolasi pasien dan bimbingan sekitar lamanya pengobatan antivirus," kata Fei Zhou dari Akademi Ilmu Kedokteran China.

Saat ini lamanya isolasi yang disarankan adalah 14 hari setelah terpapar virus. Tetapi jika penularan tetap terjadi meski pasien sudah tak memiliki gejala, kemungkinan mereka tanpa sadar menyebarkan patogen sesudah melaksanakan karantina.

Sebagai perbandingan, menurut para ilmuwan di China, hanya sepertiga pasien SARS yang masih memiliki virus dalam saluran pernapasan mereka. Penelitian ini juga didukung dengan catatan medis dan data laboratorium dari 191 pasien COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Jinyintan dan Rumah Sakit Paru Wuhan, termasuk 54 yang meninggal karena infeksi.



Simak Video "COVID-19 Diprediksi Mereda Bulan Juni, Apa Kata Dokter di Lapangan?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)