Selasa, 17 Mar 2020 07:49 WIB

Lockdown 15 Hari, Prancis Umumkan 'Perang' Lawan Virus Corona

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Emmanuel Macron unggul pada hasil exit poll Pemilihan Presiden Prancis. Macron unggul 65,9 persen, sedangkan Le Pen mendapat 34,1 persen. Presiden Prancis, Emmanuel Macron (Foto: Reuters)
Jakarta -

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan lockdown 15 hari untuk mengatasi pandemi virus corona COVID-19. Segala bentuk aktivitas massal tidak diperbolehkan, termasuk jalan-jalan di luar rumah.

Macron mengimbau warga untuk tidak meninggalkan rumah. Bahkan untuk menemui seseorang, hanya boleh untuk alasan yang benar-benar perlu.

Perkecualian juga berlaku bagi yang tidak memungkinkan untuk bekerja dari rumah atau work from home. Juga untuk pasien yang mencari pertolongan medis, masih diizinkan untuk keluar rumah.

Perjalanan antarnegara Uni Eropa maupun non Uni Eropa akan dilarang selama 30 hari, mulai Selasa (17/3/2020).

"Kita sedang perang. Sebuah perang kesehatan, tentunya, tapi sebuah perang," kata Macron, dikutip dari The Local.

Pelanggaran atas karantina wilayah ini akan dikenali sanksi. Hingga saat ini dilaporkan lebih dari 5.400 kasus virus corona COVID-19 di Prancis, dengan kematian mencapai 127 kasus.



Simak Video "WHO: Lockdown Bukan Solusi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)