Sabtu, 21 Mar 2020 11:13 WIB

Hasil Termometer Tembak Sering 'Ajaib', Ini Suhu Tubuh Normal Manusia

Firdaus Anwar - detikHealth
Seorang petugas dari kepolisian Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan pengunjung yang akan ke loket pelayanan publik, Samsat Jakarta Selatan dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2020). Pemeriksaan tersebut untuk mencegah penyebaran virus Corona. Suhu tubuh normal manusia di rentang 36-38 derajat Celsius. (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta -

Termometer tembak kini ramai digunakan oleh kantor-kantor hingga tempat umum untuk mendeteksi demam, gejala awal infeksi virus corona COVID-19. Namun hasil pengukuran suhunya dikeluhkan netizen kadang tidak masuk akal.

Seperti misalnya kisah viral dr Shela Putri Sundawa di akun Twitter pribadinya. Ia sempat mendapat hasil pemeriksaan suhu tubuh 31,5 derajat Celsius saat diukur dengan termometer tembak area perkantoran daerah Jakarta.

"Suhu di bawah 35 derajat Celsius itu lethal atau mematikan untuk manusia. Artinya jika ada orang sehat-sehat saja, ngga nampak kedinginan atau sakit suhunya yang diukur 35 atau kurang, itu kemungkinannya: satu alatnya rusak, dua cara pengukuran kurang tepat, tiga yang diperiksa bukan manusia," tulis dr Shela.

Terkait hal tersebut memang sebetulnya berapa sih suhu tubuh normal manusia?

Dikutip dari WebMD, pada umumnya suhu tubuh normal untuk orang dewasa sekitar 36-37 derajat Celsius. Sedangkan untuk bayi dan anak-anak suhu tubuh yang normal antara 36,6-38 derajat Celsius.

Jika orang dewasa memiliki suhu di atas 38 derajat Celsius, sudah bisa dianggap demam. Bahkan jika sudah di atas 39 derajat Celcius, segera hubungi dokter untuk memeriksakan kondisi lebih lanjut.

Indikasi demam untuk anak-anak lebih rumit. Usia di bawah 3 bulan disebut demam bila memiliki suhu dubur di atas 38,5 derajat Celsius, usia antara 3 dan 3 tahun suhu dubur di atas 38,8 derajat Celsius, dan di atas tiga tahun memiliki suhu oral melebihi 39,4 derajat Celsius.

Bila suhu tubuh turun di bawah 35 derajat Celcius, maka bisa jadi tanda hipotermia. Pada suhu yang terlalu rendah, tubuh tidak berfungsi dengan baik. Hipotermia yang tidak tertangani bisa memicu kegagalan sistem organ, terutama pada jantung dan pernapasan, serta memicu kematian.



Simak Video "Viral Dokter Ragukan Termometer Tembak, Banyak yang Alami Serupa"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)