Rabu, 25 Mar 2020 13:08 WIB

Pasien Muda Ceritakan Kondisi Saat Positif Corona, Sesak Hingga Kehilangan Penciuman

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Italia jadi salah satu negara dengan jumlah kasus COVID-19 yang cukup tinggi di luar China. Petugas medis di negara itu bahu membahu rawat pasien virus corona. Banyak orang muda juga terinfeksi virus corona. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Valerie Wilson (34) dan Fiona Lowenstein (26) mengira mereka terlalu muda untuk khawatir mengenai virus corona. Sayangnya dalam pemeriksaan, keduanya positif tertular COVID-19.

Setelah pulih dari penyakit, mereka membagikan ceritanya agar generasi muda tetap harus mewaspadai dan tidak boleh menyepelekan penyakit COVID-19.

Pengujian awal virus corona memang menunjukkan orang dengan kondisi kronis dan lansia adalah kelompok rentan yang mudah tertular virus corona. Namun orang muda juga bisa sakit parah dan sangat mungkin menyebarkan penyakit ke orang sekitarnya.

Alami Kehilangan Indera Penciuman

Diceritakan oleh Wilson, seorang traveler, awalnya ia tidak menyangka akan tertular dan tak terlalu memusingkan gejalanya ketika sakit. Dia terlalu lelah dan demam tapi tak ambil pusing.

Hingga kemudian, ia kehilangan indra penciuman sepenuhnya.

Dokter juga tak menduga ia terinfeksi, namun setelah mengalami batuk saat di kantor, ia langsung bergegas untuk menemui dokter. "Saya menangis dan mengatakan kepada mereka saya benar-benar takut. Tanpa ragu, mereka pun mengetes saya," kata Wilson kepada CNN.

Wilson juga diketahui mengidap penyakit gangguan autoimun dan Lyme. Ia sangat takut saat mengetahui bahwa pasien virus corona harus dirawat di unit gawat darurat.

"Kaum muda harus paham bahwa pada usia 30, ada sebagian dari kita yang memiliki kondisi mendasar sehinga kita harus lebih sadar ada sesuatu yang membuat kita lemah untuk virus ini," terangnya.

Dada Terasa Tertekan dan Demam

Sementara itu, Lowenstein berpikir dia bukan kelompok rentan atau berisiko terkena virus corona. Namun pada 13 Maret lalu, ia demam.

Karena demam, ia tinggal di rumah sampai pada satu titik, ia tidak bisa makan dan berbicara karena dadanya terasa sangat sakit, seperti tertekan dan sesak napas. Saat mengunjungi dokter, dokter menyebut Lowenstein harus diopname dua hari.

Meskipun dia merasa lebih baik sekarang, dia harus diisolasi sampai hasil pemeriksaannya negatif.

Walau kebanyakan kasus berat dialami oleh kelompk rentan, laporan terbaru menunjukkan kaum muda masih sangat rentan tertular virus corona. Beberapa kelompok muda di Amerika Serikat juga disebut menempati ruang isolasi karena virus corona di berbagai rumah sakit.



Simak Video "Kenali Gejala Harian Virus Corona hingga Proses Penularan"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)