Rabu, 25 Mar 2020 17:12 WIB

Sebagian Pasien Corona yang Meninggal Punya Kerabat Aktif di Luar Rumah

Firdaus Anwar - detikHealth
RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, menggelar simulasi penanganan pasien virus corona. Begini prosesnya. Jangan tularkan penyakit ke orang lain, di rumah saja. (Foto ilustrasi: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Pemerintah lewat juru bicara penanganan virus corona, Achmad Yurianto, terus mengingatkan agar pada pemuda Indonesia membatasi kegiatan di luar rumah. Tujuannya untuk mengendalikan penyebaran virus penyebab penyakit COVID-19 yang hingga hari Rabu (25/3/2020), telah menginfeksi 790 orang.

Achmad menekankan agar para pemuda tidak menganggap remeh ancaman virus lalu mengabaikan physical distancing. Seseorang dengan sistem imun yang bagus masih bisa terinfeksi dan menularkan penyakitnya meski mungkin minim gejala.

"Apabila kemudian tidak melakukan isolasi diri yang baik bisa saja saudara kita, orang tua kita, yang daya tahan tubuhnya lemah sejak awal menderita penyakit-penyakit kronis semisal diabetes, hipertensi, penyakit paru menahun, atau gagal ginjal menahun, maka kalau tertular beliau atau orang-orang inilah yang menjadi kelompok sangat-sangat rentan," kata Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Rabu (25/3/2020).

Achmad memberi contoh beberapa pasien lansia yang meninggal karena corona di Indonesia sebetulnya tak memiliki riwayat ke mana-mana. Hanya saja di rumah mereka memang ada kerabat muda yang aktif di luar ruangan.

"Beberapa kasus yang kita pelajari kelompok orang tua yang kemudian menjadi sakit berat karena ada faktor komorbid, penyakit yang mendahuluinya, kemudian meninggal. Begitu kita cek riwayatnya tidak pernah ke mana-mana tetapi dia punya anak, punya saudara yang masih muda yang ke mana-mana," kata Achmad Yurianto.

"Sehingga inilah yang jadi permasalahan. Mari kita saling menjaga agar kemudian kita yang muda, yang kuat, perlu batasi kegiatan agar tidak menjadi pembawa penyakit di lingkungan keluarga," pungkasnya.



Simak Video "Tunda Liburan! Pilih Social Distancing di Tengah Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)