Jumat, 27 Mar 2020 15:18 WIB

Alat Rapid Test Banyak Dijual Online, Amankah Tes Corona Sendiri?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Alat tes corona Alat tes corona dijual secara online, amankah digunakan? (Foto: Dok. Tangkapan Layar)
Jakarta -

Baru-baru ini beredar alat tes corona atau yang dikenal dengan rapid test di market online. Rapid test memang disediakan pemerintah untuk mendeteksi awal kasus corona.

Berdasarkan pemantauan detikcom, harganya pun bervariasi mulai dari ratusan ribu hingga 2 juta rupiah. Namun benarkah kita bisa mendeteksi virus corona menggunakan alat yang dijual di market online tersebut?

Menanggapi hal ini, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, menjelaskan alat tes corona yang dijual di pasaran tidak terjamin akurasinya. Ia mengimbau agar masyarakat tidak membeli alat tersebut.

"Ya disitulah, bagaimana dengan online? Kita mesti hati-hati dengan online tersebut pertama kita musti liat sensitivitasnya itu bagaimana, saya sudah mengecek di website itu ternyata ada puluhan, ya kemaren itu kita detect ada 60-an rapid test," ungkapnya saat melakukan Konferensi Pers Daring #FKUIPeduliCOVID19 pada Jumat (23/3/2020).

Ia juga meragukan sensitivitas dari alat tersebut. Khawatirnya, orang yang menggunakan alat tersebut tidak mendapat hasil yang valid.

"Repotnya begini ketika kita menggunakan rapid test yang tidak valid, kalau itu kemudian kita dibilang negatif, ternyata kita positif, ini orang merasa yakin oh saya negatif, akhirnya ya dia merasa tidak positif, tidak melakukan prevention (pencegahan)," lanjutnya.

"Tapi sebaliknya ketika dia positif juga mesti ingat dia gejalanya gimana ya tetap dia mesti dikonfirmasi dulu," katanya kembali menegaskan.

Prof Ari tidak menjadikan alat tes corona yang dijual di market place sebagai rekomendasi untuk masyarakat. Karena hal tersebut berkaitan dengan sensitivitas alatnya.

"Saya tidak merekomendasi rapid test yang tidak jelas, maka di rapid test yang ada sekarang pun ini kita lakukan uji diagnostik terlebih dahulu apakah memang mempunyai sensitivitas yang baik, pemerintah juga menyampaikan belum ada rapid test yang diizinkan untuk kepentingan diperjualbelikan," tutupnya.



Simak Video "Begini Cara Aman Menyusui Bayi dari Ibu yang Positif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)