Kamis, 02 Apr 2020 09:19 WIB

Ternyata Bukan Hujan-hujanan yang Buat Orang Mudah Sakit

Abu Ubaidillah - detikHealth
Hujan Foto: shutterstock
Jakarta -

Semakin mewabahnya virus corona di Indonesia membuat semua orang semakin meningkatkan daya tahan tubuhnya. Banyak orang beranggapan hujan-hujanan dapat menyebabkan kekebalan tubuh menurun dan jatuh sakit.

Benarkah demikian? Dilansir dari The Generics Pharmacy, Prof Ron Eccles menyebutkan hujan tidak membuat orang sakit, tapi cuaca dingin yang menyebabkan kondisi kesehatan menurun. Hal ini dibuktikan dengan uji coba 90 orang kakinya direndam di air dingin dan 90 orang lagi tidak. Hasilnya, 30 responden yang kakinya dimasukkan ke air dingin jatuh sakit.

Sementara itu, Medical Manager Divisi Kalbe Consumer Health PT Kalbe Farma TBK, dr Helmin Agustina Silalahi juga menjelaskan air hujan bukan suatu zat yang menyebabkan seseorang menjadi sakit. Udara dingin dapat menyebabkan kontraksi pembuluh darah sehingga pelepasan panas dari tubuh dikurangi. Hal tersebut sedikit banyak dapat menyebabkan aliran darah melambat sehingga kandungan darah termasuk sel-sel pertahanan dalam darah juga mengalami keterlambatan distribusi.

"Jika ini berlangsung lama dan tubuh tidak mampu melakukan adaptasi dapat menurunkan daya tahan tubuh dan gangguan pada organ-organ vital lainnya," ujar dr Helmin kepada detikcom, Kamis (2/4/2020).

Namun menurut dr Helmin, menjaga tubuh tetap hangat saja tidak cukup untuk menjaga daya tahan tubuh karena daya tahan tubuh dipengaruhi oleh banyak faktor.

"Olahraga teratur terbukti dapat menunjang daya tahan tubuh, namun tetap saja hal ini bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi daya tahan tubuh," lanjutnya.

Sebelum berolahraga, sangat penting untuk menyiapkan energi dan stamina untuk melakukan olahraga yang direncanakan. Selain itu, mengonsumsi makanan kaya nutrisi dan menerapkan pola gizi seimbang dapat mengembalikan energi yang terkuras setelah olahraga.

Fatigon Spirit dapat menjadi suplemen yang baik untuk dikonsumsi sebelum berolahraga karena mengandung vitamin B kompleks untuk mendukung metabolisme energi, asam amino BCAA, L-carnitin yang mendukung pembentukan energi dari lemak, serta nano ginseng extract untuk stamina tubuh.

Selain itu, untuk mempercepat kembali pemulihan stamina usai olahraga, Anda bisa konsumsi Fatigon Multivitamin dan Mineral yang mengandung vitamin B untuk pemulihan energi dan kalium serta magnesium aspartat untuk menguraikan asam laktat penyebab pegal dan otot kaku.



Simak Video "'SwissCovid', Aplikasi asal Swiss Pendeteksi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)