Senin, 06 Apr 2020 04:51 WIB

Ini Alasannya Masker Kain Harus Dibuat Tiga Lapis

Anjar Mahardhika - detikHealth
Alumnus BLK Pekalongan bikin masker untuk warga dan paramedis Perajin masker kain (Robby Bernardi/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah saat ini sedang mengimbau masyarakat untuk beralih dari penggunaan masker medis ke masker kain. Imbauan ini guna mengurangi pemakaian masker medis yang saat ini diperuntukkan bagi para tenaga medis.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito, menyarankan masyarakat menggunakan masker kain tiga lapis ketika berpergian keluar rumah.

"Masker kain lapis tiga bisa digunakan bagi masyarakat ketika kita berada di tempat umum atau keramaian," kata Prof Wiku di Graha BNPB, Jakarta Pusat, Minggu (5/4/2020).

Masyarakat dapat membuat masker kain sendiri di rumah. Pembuatan ini disesuaikan dengan wajah untuk menutupi bagian hidung hingga dagu. Selain itu harus memiliki tiga lapisan agar membuat masker kain lebih efektif.

"Tiga lapisan dalam masker akan meningkatkan efektifitas masker dalam menangkal virus. Cara pembuatan dan model masker kain dapat disesuaikan dengan wajah, pastikan tangan yang digunakan bersih dan harus menutupi hidung hingga dagu dan tidak longgar," lanjutnya.

Meskipun menurutnya masker kain dapat menangkal virus hingga 70 persen. Tetapi ia tetap mengingatkan agar masyarakat perlu menjaga jarak.

"Hasil penelitian maker kain dapat menangkal virus sebesar 70 persen. Dengan demikian masyarakat harus tetap jaga jarak saat di keramaian minimal satu sampai dua meter dan apabila tidak memiliki kegiatan penting di luar sebaiknya tinggal di rumah," pungkasnya.



Simak Video "Kenali Plus-Minus Masker Kain Sebagai Penangkal Virus"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)