Kamis, 09 Apr 2020 10:53 WIB

4 Fakta Meningitis, Penyakit yang Diidap Glenn Fredly Sebelum Meninggal

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Glenn Fredly Glenn Fredly meninggal dunia. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikHOT)
Jakarta -

Tanah air kembali berduka. Musisi berbakat Glenn Fredly meninggal dunia pada Rabu (8/4/2020) di usia 44 tahun karena mengidap meningitis.

Meningitis adalah radang selaput otak dan sumsum tulang belakang. Peradangan dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau mikroorganisme lainnya. Tidak hanya pada orang dewasa, meningitis juga bisa menyerang bayi dan segala usia.

Berikut fakta mengenai meningitis dikutip dari berbagai sumber.

1. Tipe meningitis

Ada 4 jenis meningitis, meski infeksi virus dan bakteri adalah penyebab paling umum. Contoh lainnya adalah cryptococcal, atau meningitis jamur dan meningitis parasit yang disebabkan oleh parasit yang ditemukan di tanah, tinja, dan beberapa hewan seperti siput, ikan mentah, atau unggas.

2. Ada vaksinnya

Terdapat vaksin untuk beberapa jenis meningitis yang disebabkan oleh bakteri. Meningitis meningokokus yang disebabkan oleh Neisseria meningitidis, adalah salah satu jenis yang memiliki vaksin. Meski infeksi virus penyebab meningitis lebih umum, meningitis bakteri bisa lebih berbahaya jika tidak didianosis dan ditangani dengan cepat.

Untuk alasan itu, dua vaksin utama meningitis ditujukan untuk penyebab bakteri. Jenisnya adalah vaksin konjugat meningokokus dan vaksin MenB. Efek samping dari vaksin meningitis termasuk kemerahan dan rasa terbakar di tempat suntikan. Menggigil, sakit kepala, nyeri sendi, dan kelelahan juga mungkin terjadi.

3. Cara pengobatannya

Pengobatan meningitis ditentukan dari penyebabnya. Meningitis bakteri membutuhkan rawat inap segera. Diagnosis dini dan perawatan akan mencegah kerusakan otak dan kematian. Meningitis bakteri diobati dengan antibiotik intravena.

Meningitis jamur bisa diobati dengan antijamur. Meningitis parasit dapat melibatkan satu atau lebih pengobatan untuk menangani infeksinya.

Meningitis virus dapat sembuh sendiri. Meski demikian dalam beberapa kasus, meningitis virus juga diobati dengan antivirus intravena.

4. Beberapa jenis meningitis menular

Meningitis virus dapat menular melalui kontak langsung misal dari droplet orang yang sakit saat bersin atau batuk. Meningitis bakteri juga dapat menular terutama jika penyebabnya meningitis meningokokus. Sekolah, pusat penitipan anak, barak militer, rumah sakit, dan asrama perguruan tinggi adalah lokasi penyebaran meningitis yang paling sering.

Selain itu, meningitis jamur, parasit dan non-infeksi tidak menular.



Simak Video "Kata WHO Soal Kemungkinan Penularan Corona Lewat ASI"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)