Ribuan Masker N95 di AS Didekontaminasi untuk Dipakai Kembali

ADVERTISEMENT

Ribuan Masker N95 di AS Didekontaminasi untuk Dipakai Kembali

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Senin, 13 Apr 2020 13:43 WIB
komparasi masker anti polusi n95 masker ojol masker elektrik
Masker N95 (Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth)
Jakarta -

Lebih dari 30.000 masker N95 yang telah digunakan para dokter dan perawat pasien virus Corona COVID-19 didekontaminasi agar bisa digunakan kembali. Kegiatan ini dilakukan di laboratorium Battelle, sebuah perusahaan di Ohio yang bergerak di bidang penelitian dan pengembangan teknologi.

Kegiatan tersebut telah dilakukan beberapa minggu terakhir ini. Setiap hari, masker N95 yang dikumpulkan dari rumah sakit, klinik, pemadam kebakaran, hingga panti jompo diuap dengan hidrogen peroksida dan akan dikirim ke tempat asalnya untuk digunakan kembali.

Pihak Battelle mengatakan, dekontaminasi ini dilakukan untuk memperpanjang masa pakai masker yang sudah digunakan sebelumnya. Bahkan, bulan lalu Battelle juga telah diberikan otorisasi darurat oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat untuk semakin memperluas proses dekontaminasi ini.

Dalam sehari, salah satu pengawas dekontaminasi, Kevin Sayers melaporkan bisa membersihkan hingga 80.000 masker. Masker tersebut bisa dibersihkan atau didekontaminasi sampai 20 kali, sebelum efektivitasnya dalam menangkal virus hilang. Sebelum diproses, masker akan diperiksa kondisinya, jika 10 persen terlihat kotor dan rusak sudah tidak bisa didekontaminasi lagi.

Mengutip dari Straits Times, para petugas yang mendekontaminasi masker juga dilengkapi perlengkapan, seperti sepatu karet hitam, dua lapis sarung tangan, scrub bedah, jas laboratorium, respirator murni untuk memberikan udara bersih, dan tutup kepala. Setelah keluar dari ruangan, mereka juga menyemprotkan diri dengan larutan alkohol 70 persen.

Di dalam ruang dekontaminasi, terdapat rak kawat untuk menempatkan masker dengan teratur dan tidak saling tumpang tindih. Setelah 4 jam proses dekontaminasi, gas yang digunakan itu akan keluar dari ruangan. Kemudian, tim akan memastikan masker sudah aman dari tingkat bahaya residu hidrogen peroksida.

Ketika masker dikemas ulang dan dikirim kembali ke rumah sakit, masker akan diberi tanda sesuai dengan jumlah proses dekontaminasi yang telah dilalui. Hal ini bertujuan agar tidak ada masker yang melewati batas masa tersebut.



Simak Video "Korea Selatan Siap Cabut Aturan Pakai Masker di Transportasi Publik"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT