Jumat, 17 Apr 2020 08:32 WIB

Dikaitkan dengan Bocah Curi Celana Dalam, Kenali Jenis dan Gejala Fetish

Anjar Mahardhika - detikHealth
red underwear on desk Dikaitkan dengan bocah pencuri celana dalam, kenali jenis dan gejala fetish. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Baru-baru ini, viral sebuah video di media sosial soal bocah yang diamankan warga karena mencuri pakaian dalam wanita. Psikolog menyebut adanya kemungkinan alami fetish.

Apa itu fetish?

Menurut psikolog Arrundina Puspita Dewi, MPsi, dari Recoverme fetishistic disorder merupakan gangguan psikologis yang terkait dengan daya tarik seksual pada benda mati atau bagian tubuh yang secara tradisional tidak dipandang bisa membangkitkan gairah secara seksual.

Ia menjelaskan pengidap fetishistic disorder biasanya memiliki gangguan dalam kehidupan sosial hingga pekerjaan yang dapat mengganggu aktivitas kesehariannya. Seseorang yang memiliki fetishistic disorder minimal selama 6 bulan merasakan gejala gangguan psikologis secara berulang.

"Salah satu gejala gangguan ini adalah selama setidaknya 6 bulan si individu ini memiliki gairah seksual yang berulang dan intens melalui fantasi dan dorongan untuk berperilaku seksual dengan menggunakan benda mati, atau fokus yang sangat spesifik pada bagian tubuh tertentu nongenital," ujar Arrundina saat dihubungi detikcom Kamis (16/4/2020).

Dilansir dari Huffpost, berikut beberapa fetish aneh dari seseorang yang mengidap fetishistic disorder.

1. Agalmatophilia atau gairah terhadap patung.
2. Eksibionisme atau gairah untuk menampilkan organ seksual di depan umum.
3. Katoptronophilia atau gairah bercinta di depan cermin
4. Partialisme atau gairah terhadap bagian tubuh selain organ reproduksi, misalnya betis.
5. Podophilia atau gairah kepada kaki.
6. Urophilia atau gairah terhadap air kencing orang lain.
7. Lithophilia atau gairah terhadap batu dan kerikil.
8. Pubephilia atau gairah terhadap rambut kemaluan.
9. Xylophilia atau gairah terhadap kayu.
10. Actirasty atau gairah terhadap sinar matahari.

Nah jika kamu memiliki ciri-ciri di atas, psikolog Arrundina menyarankan baiknya segera mendatangi psikolog atau psikiater agar bisa segera teratasi, ya!



Simak Video "Gilang dan Fetish Kain Jarik Hebohkan Twitter, Apa Itu Fetish?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)