Minggu, 19 Apr 2020 08:00 WIB

Selain Paru-paru, Organ Tubuh Ini Juga Bisa Terdampak Virus Corona

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
BEIJING, CHINA - JANUARY 30: A sign instructs shoppers to wear protective masks at a mall on January 30, 2020 in Beijing, China. The number of cases of a deadly new coronavirus rose to over 7000 in mainland China Thursday as the country continued to lock down the city of Wuhan in an effort to contain the spread of the pneumonia-like disease which medicals experts have confirmed can be passed from human to human. In an unprecedented move, Chinese authorities put travel restrictions on the city which is the epicentre of the virus and neighbouring municipalities affecting tens of millions of people. The number of those who have died from the virus in China climbed to over 170 on Thursday, mostly in Hubei province, and cases have been reported in other countries including the United States, Canada, Australia, Japan, South Korea, and France. The World Health Organization has warned all governments to be on alert, and its emergency committee is to meet later on Thursday to decide whether to declare a global health emergency. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images) Infeksi virus Corona COVID-19 bukan cuma berdampak pada pernapasan (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Infeksi virus Corona COVID-19 berdampak pada berbagai organ tubuh manusia. Tak hanya pada paru-paru, tapi juga berbagai organ dalam tubuh lainnya.

Hal ini pun diungkapkan dokter spesialis penyakit dalam dan vaksinolog dari Omni Hospital Pulomas, dr Dirga Sakti Rambe, MSc, SpPD. Dalam duitannya, ia mengatakan bahwa virus Corona bahkan bisa berdampak hingga ke usus.

"Virus masuk lewat saluran napas atas, menyebar ke paru-paru, mencetuskan reaksi radang yang sistemik dan masif," tulisnya.

"Dampaknya dapat terjadi pada hampir seluruh organ: otak, mata, hidung, paru, jantung dan pembuluh darah, hati, ginjal, dan usus," imbuhnya.

Kepada detikcom, dr Dirga menyebutkan dari beberapa organ yang disebutkan, yang paling terdampak dan menjadi target utama COVID-19 adalah saluran napas. Pada kasus ringan, akan berdampak pada saluran pernapasan bagian atas. Tapi, jika berat akan melibatkan paru-paru.

"Kalau kasus yang ringan, biasanya terdampak pada saluran napas bagian atas ya. Tapi, kalau yang berat, itu hampir selalu melibatkan saluran napas bagian bawah yaitu paru-paru," jelasnya saat dihubungi detikcom, Sabtu (18/4/2020).

dr Dirga mengatakan, virus Corona itu akan memberikan dampak yang paling fatal dan hebat pada paru-paru. Terlebih jika terjadi kondisi reaksi radang yang hebat, maka bisa menyebabkan gagal napas.

"Nah, ini orangnya pasti butuh ventilator dan sering sekali tidak selamat atau meninggal," imbuhnya.



Simak Video "Percepat Target Vaksin COVID-19, WHO: Butuh Dana Rp 449 T"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)