Selasa, 21 Apr 2020 09:34 WIB

Mulai Banyak yang Meremehkan Corona, Tegur atau Diamkan Saja?

Ayunda Septiani - detikHealth
Kota Bandung akan mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 22 April mendatang. Sejumlah gang di kawasan itu pun telah ditutup sementara. Anjuran stay at home mulai bikin jenuh bagi sebagian orang (Foto: Wisma Putra)
Jakarta -

Terlalu lama stay at home karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat banyak orang mulai jenuh, lalu mulai tidak mematuhi protokol pencegahan. Ancaman pandemi virus Corona COVID-19 makin terasa biasa saja.

Celakanya, ketidakpatuhan seseorang tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri. Seseorang yang tidak patuh tersebut bisa saja menjadi media penularan bagi orang lain yang sudah berusaha untuk tidak keluar rumah atau membatasi diri dalam berinteraksi.

Perlukah menegur, dengan risiko dikatakan belagu?

Psikolog klinis dewasa, Arrundina Puspita Dewi, MPsi, mengatakan ada perlunya untuk menegur orang-orang yang menyepelekan aturan seperti PSBB tersebut.

"Ini juga perlu tanamkan pola pikir paling tidak kita sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menghindari penyebaran virus dengan mengendalikan perilaku kita. Sadly but true, ada aja orang-orang yg menyepelekan, tapi paling tidak kita sudah berusaha menegur," ujar Arrundina.

Menurutnya, jika memang sudah menegur dan malah mengganggu kita, sebaiknya sementara waktu ia menyarankan untuk tidak berinteraksi terlebih dahulu dengan orang tersebut.

"Memang kesal ketika berinteraksi dengan orang-orang seperti ini, tapi tidak ada yang bisa kita lakukan selain menegur. Kalau memang benar-benar mengganggu kamu, usahakan untuk mengurangi interaksi dahulu dengan mereka," lanjut Arrundina.

Ia juga menjelaskan hal ini dilakukan agar mempunyai mental lebih sehat dalam menghadapi pandemi Corona. Karena kalau kita merasa stres, hal yang bisa terjadi malah berisiko menurunkan imunitas tubuh. Setidaknya diri sendiri sudah menjaga diri dengan baik.

Jadi, lebih baik ditegur atau didiamkan saja?



Simak Video "Mari Lakukan Protokol Kesehatan untuk Membantu Sesama"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)