Selasa, 28 Apr 2020 10:22 WIB

Tips Atasi Masalah yang Muncul Gegara Kalap Saat Buka Puasa

Faidah Umu Sofuroh - detikHealth
Makanan Foto: shutterstock
Jakarta -

Saat berbuka puasa, segala makanan yang tersaji akan tampak sangat menggiurkan. Berbuka puasa biasanya diawali dengan takjil atau hidangan pembuka yang manis. Kemudian ada aneka daging sebagai hidangan utama, hingga es campur yang sangat menggoda

Melihat menu yang beraneka ragam, membuat kita sering kalap ingin memakan semua menu saat buka puasa. Padahal, terlalu banyak makan saat berbuka puasa itu tidak terlalu baik bagi kesehatan, lho.

Kamu bisa merasa begah saat makan terlalu banyak makanan setelah perut kosong seharian. Memakan terlalu banyak makanan manis dan berlemak juga bisa meningkatkan kadar gula darah serta kolesterol.

Nah, buat mengatasi masalah-masalah yang muncul gara-gara kalap saat buka puasa, kamu bisa lihat tips berikut ini yang detikHealth rangkum dari beberapa sumber.

Minum Air Putih dan Makan Kurma

Saat pertama kali berbuka puasa, sebaiknya kamu awali dengan meminum segelas air putih dan lanjutkan dengan buah kurma. Meminum air putih akan menghilangkan rasa dahaga dan bisa sejenak menekan hasrat untuk makan. Sedangkan kurma bisa menjadi takjil berbuka yang pas karena makanan manis bisa memberikan energi kepada tubuh. Cukup makan 3 buah kurma untuk membuat tubuhmu kembali berenergi.

Makan Secara Perlahan

Makan secara perlahan bisa membuat perut merasa kenyang setelah makan sedikit makanan dibandingkan jika kamu makan dengan terburu-buru. Selain bisa mengontrol asupan kalori, makan secara perlahan juga bisa membuat makanan lebih mudah dicerna dan kamu tidak akan merasa begah setelah berbuka puasa.

Akhiri dengan Minuman Sehat

Setelah makan beraneka jenis makanan yang mengandung gula, karbohidrat protein, dan lemak, alangkah baiknya kamu menetralisir dengan minuman yang bisa membuat tubuhmu tetap sehat. Apalagi jika kamu banyak mengasup makanan berlemak dan berkolesterol tinggi saat buka puasa.

Kolesterol yang tinggi bisa menyebabkan berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah seperti sakit jantung dan stroke. Efek kolesterol jahat yang terlalu tinggi yakni bisa menimbulkan plak dan menyumbat aliran darah ke jantung. Plak yang ada di dalam pembuluh darah ini bisa berisiko serangan jantung.

Untuk itu, kamu perlu menetralisir makanan penyebab kolesterol jahat yang dikonsumsi saat berbuka puasa dengan minum Nestle ACTICOR setelah makan.

Nestle ACTICOR merupakan minuman mengandung susu dengan serat pangan larut Beta Glucan dan Inulin. Kandungan Beta Glucan dan Inulin teruji klinis mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Beta Glucan dan Inulin juga mampu memperbaiki profil LIPID dengan mempengaruhi LIPID dan asam empedu.

Nestle ACTICOR juga terbuat dari bahan alami, rendah lemak dan rasanya pun sangat enak. Ada 4 varian rasa, antara lain avocado, chocolate, green-tea latte, dan banana. Nestle ACTICOR baik dikonsumsi oleh orang dewasa yang peduli akan kesehatan tubuh.

Buat kamu yang suka minuman dingin, Nestle ACTICOR juga bisa dikonsumsi dikombinasikan dengan es batu atau diminum dalam kondisi dingin. Untuk hasil yang optimal, Nestle ACTICOR dianjurkan untuk diminum 2x sehari setelah makan.

Dengan Nestle ACTICOR, kamu bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Jika kolesterol jahat turun, maka akan mengurangi risiko terkena penyakit kolesterol yang jadi pemicu penyakit jantung.

Kamu juga nggak perlu khawatir lagi makan daging saat berbuka puasa. Buka dengan makanan apapun, minum Nestle ACTICOR, kadar kolesterol tinggi akan segera turun. Yuk, minum Nestle ACTICOR setiap hari khususnya pada bulan Ramadan ini.

Nestle ACTICOR, Cara Alami Turunkan Kolesterol.



Simak Video "Beda Pengertian Droplet, Airborne, dan Aerosol Terkait Penularan COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)