Rabu, 29 Apr 2020 11:27 WIB

Bisa Memburuk di Minggu Kedua, Begini Gejala Corona dari Hari ke Hari

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai diterapkan di Kota Bandung hari ini, Rabu (22/4). Sejumlah petugas bersiaga untuk pantau penerapan PSBB di sana. Virus Corona COVID-19 (Foto: Wisma Putra)
Jakarta -

Sebanyak 15 persen orang yang terinfeksi virus Corona harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Pada sejumlah pasien kejadian ini umumnya terjadi pada saat minggu kedua setelah menunjukkan gejala awal.

Hal ini juga dialami oleh seorang pasien COVID-19 di Kepahiang, Bengkulu, yang telah menjalani isolasi sejak Selasa pekan lalu (21/4/2020). Menurut laporan media setempat, tiga warga Desa Tebat Monok yang dinyatakan positif dan dirujuk ke RSUD Kepahiang, terdiri atas ayah, ibu, dan anak.

"Ibu dan anak dalam kondisi stabil, namun sang suami atau ayah dalam perburukan kondisi gangguan pada saluran pernapasan atas," kata Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu, Herwan Antoni.

Para pakar menggambarkan kejadian ini sebagai "ambruk di minggu kedua".

Meski kebanyakan orang yang terinfeksi virus Corona akan sembuh dalam waktu satu atau dua minggu, namun tercatat ada 15 persen yang harus dirawat intensif di rumah sakit, dan 5 persen di antaranya kritis.

Terkait hal ini, dokter spesialis okupasi dari departemen ilmu kedokteran komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr dr Dewi Sumaryani Soemarko, MS, SpOk, menjelaskan beberapa gejala yang bisa saja dirasakan pasien COVID-19. Berikut gejala yang muncul dari hari ke hari:

1. Hari pertama

Pasien mengalami demam yang disertai dengan nyeri otot dan batuk kering. Sebagian lainnya bisa mengalami diare atau mual pada gejala awal.

2. Hari kelima

Pasien mulai mengalami kesulitan bernapas, terlebih jika sudah lanjut usia atau memiliki riwayat penyakit lain yang telah diidap sebelumnya.

3. Hari ketujuh

Penelitian dari Universitas Wuhan melaporkan bahwa rata-rata pasien mulai dirawat di rumah sakit pada hari ketujuh setelah gejala awal.

4. Hari kedelapan

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China (CCDC), sekitar 15 persen orang yang mengalami gejala berat akibat infeksi virus Corona terkena sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS). Penyakit ini terjadi akibat penumpukan cairan di paru-paru.

5. Hari kesepuluh

Umumnya pasien yang gejalanya kian memburuk akan mengalami rasa sakit di perut dan kehilangan nafsu makan dibandingkan dengan mereka yang bergejala lebih ringan.

6. Hari ketujuh belas

Rata-rata pasien sembuh dari virus Corona dan dikeluarkan dari rumah sakit setelah dirawat selama dua setengah minggu.



Simak Video "Punya Gejala Demam Tinggi, Ini Beda DBD dan COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)