Kamis, 30 Apr 2020 14:39 WIB

4 Tips Kontrol Emosi di Bulan Puasa

Ayunda Septiani - detikHealth
Sad woman. Saat puasa juga harus bisa mengontrol emosi (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Puasa di bulan Ramadhan bukan hanya dilakukan dengan menahan haus atau lapar, tapi juga mengendalikan diri dari emosi.

Emosi negatif, seperti kemarahan, iri hati cenderung membuat seseorang lepas kendali. Jadi bagaimana kita menghindari hal ini saat bulan puasa?

"Untuk meredakan emosi negatif, ada beberapa langkah sederhana untuk menenangkan pikiran Anda yang tidak tenang," kata psikolog klinis, Dr Carmen Harra.

Dikutip dari laman Huffingtonpost, berikut beberapa langkah untuk mengendalikan emosi saat bulan puasa.

1. Jangan langsung bereaksi


Bereaksi terhadap pemicu emosional bisa menjadi kesalahan besar. Sebelum menyanggah pemicunya dengan argumen emosional Anda. Tarik napas dalam-dalam selama lima menit, rasakan ketika otot-otot Anda tidak kencang dan denyut jantung kembali normal. Ketika menjadi lebih tenang, tegaskan pada diri Anda bahwa emosi ini hanya sementara.

2. Salurkan emosi dengan baik

Setelah mengelola emosi, Anda harus melepaskannya dengan cara yang sehat. Emosi tidak boleh dipendam. Telepon atau temui orang yang Anda percayai dan ceritakan kepada mereka apa yang terjadi.

Beberapa orang yang merasa terbantu dengan melakukan latihan seperti kickboxing atau seni bela diri, untuk melepaskan perasaan mereka. Yang lainnya, bermeditasi dan melantunkan lagu untuk kembali ke keadaan tenang. Lakukan aktivitas apa pun yang paling sesuai dengan Anda untuk membebaskan Anda dari sentimen yang terpendam.

3. Ubahlah pola pikir

Paksa keluar emosi negatif dari pikiran Anda dan gantilah dengan pikiran yang berbeda. Pikirkan tentang satu hal atau seseorang yang membuat Anda bahagia atau mengingat suatu peristiwa yang membuat Anda tersenyum kembali.

4. Maafkan pemicu emosi Anda

Pemicu emosional mungkin teman terbaik Anda, anggota keluarga Anda, diri Anda sendiri atau semua hal di atas. Tetapi ketika Anda memaafkan, Anda otomatis melepaskan diri dari kebencian, kecemburuan atau kemarahan.



Simak Video "Pandemi Sebabkan Masalah Kesehatan Mental Indonesia Meningkat 9 Persen"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)