Senin, 04 Mei 2020 13:19 WIB

Percuma Punya Masker Mahal Tapi Pakainya Melorot ke Dagu

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Warga menumpang angkutan umum di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Rabu (15/4/2020). Ketua Organda DKI Shafruhan Sinungan mengatakan dari sekitar 85.900 kendaraan yang berada di bawah naungannya, hanya 8.000-8.600 unit yang masih dapat beroperasi hal tersebut disebabkan jumlah penumpang turun drastis karena sebagian besar orang kini lebih banyak di rumah mengikuti imbauan pemerintah dan penerapan PSBB. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. Seringkali masker melorot tanpa disadari (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta -

Mengenakan masker kain direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pemerintah sebagai upaya mencegah penularan virus Corona. Sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), semua warga yang ke luar rumah, misalnya saat ke supermarket, diharuskan mengenakan masker.

Sayangnya banyak masyarakat yang hanya mengenakan masker untuk formalitas saja. Artinya mereka tidak memakai masker sesuai aturan yang dianjurkan yakni menutupi hidung dan mulut.

"Masker jenis apapun, kalau melorot dan hidungnya nggak ditutup berarti kan 100 persen percuma karena ada peluang masuk lewat hidung. Kalau misal mulut yang terbuka dalam artian sampai dagu, virus bisa masuk lewat dua-duanya (hidung dan mulut)," tutur peneliti nanoteknologi dari Loka Penelitian Teknologi Bersih (LPTB) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Eng Muhamad Nasir saat dihubungi detikcom ditulis Senin (4/5/2020).

Apabila masker tidak dikenakan dengan benar, maka proteksi untuk menahan partikulat baik virus atau bakteri tak ada walaupun memakai masker bedah atau N95 sekalipun. Jika masker melorot hingga ke dagu, risiko penularan lewat mulut dan hidung sangat terbuka lebar.

"Kan ada juga sekarang yang pakai masker tapi udara masih bisa mengalir jadi itu perlu kita perbaiki. Mungkin karena adanya keterbatasan pemahaman masyarakat kita jadi banyak yang pakai masker begitu saja makanya itu yang perlu kita edukasi mengenai cara memakai masker yang benar jadi hidung dan mulut harus tertutup," jelasnya.

Masker kain pun secara umum harus membuat penggunanya sulit bernapas karena sifatnya harus menahan aliran udara dan menahan partikulat.



Simak Video "Kelebihan dari Menggunakan Kombinasi Masker Medis dan Kain"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)