Selasa, 05 Mei 2020 14:58 WIB

6 Penyebab Henti Jantung Mendadak, Seperti Dialami Mendiang Didi Kempot

Anjar Mahardhika - detikHealth
Didi Kempot di Banyuwangi Didi Kempot meninggal karena henti jantung (Foto: Ardian Fanani)
Topik Hangat Bahaya Henti Jantung
Jakarta -

Penyanyi campursari, Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/2/2020) pukul 07.45 WIB. Musisi yang mendapat julukan 'Bapak Patah Hati' ini meninggal karena mengalami henti jantung di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo.

Menurut Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, Divan Fernandes, Didi Kempot mengalami henti jantung saat tiba di IGD. Hanya berselang 20 menit setelah kedatangannya ia kemudian dinyatakan meninggal.

"Tiba di IGD pagi ini pukul 07.25, kondisi tidak sadar, henti jantung, henti nafas. Dilakukan tindakan resusitasi, namun pasien tidak tertolong," kata Divan kepada detikcom, Selasa (5/5/2020).

Henti jantung ini terjadi ketika jantung berhenti atau tidak bisa mengeluarkan nadi sehingga kehilangan fungsi jantung untuk memompa darah. Kondisi ini dapat terjadi karena beberapa sebab, salah satunya adalah masalah kelistrikan pada jantung.

Mengutip Mayo Clinic, berikut 6 kondisi penyebab henti jantung mendadak:

1. Penyakit arteri koroner

Penyebab terbanyak kasus henti jantung terjadi pada orang yang memiliki penyakit arteri koroner. Penyakit ini disebabkan karena arteri yang tersumbat kolesterol dan endapan lain, sehingga mengurangi aliran darah ke jantung.

2. Serangan jantung

Henti jantung juga dapat disebabkan oleh serangan jantung. Hal ini sebagai akibat dari penyakit arteri koroner parah yang dapat memicu fibrilasi ventrikel.

3. Jantung membesar (kardiomiopati)

Kondisi ini terjadi ketika dinding otot jantung meregang dan membesar atau menebal. Keadaan otot jantung yang tidak normal yang dapat menyebabkan aritmia atau gangguan yang terjadi pada irama jantung yang memicu henti jantung mendadak.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Topik Hangat Bahaya Henti Jantung