Rabu, 06 Mei 2020 08:38 WIB

Ilmuwan Latih Anjing agar Bisa Deteksi Virus Corona di Tubuh Manusia

Ayunda Septiani - detikHealth
Anak anjing sedang melompat-lompat di atas lapangan rumput. Anjing dilatih untuk deteksi infeksi virus Corona COVID-19. (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Para peneliti tengah melatih anjing agar dapat mendeteksi virus Corona COVID-19 pada manusia. Studi ini digagas oleh Sekolah Kedokteran Hewan Penn Vet di Universitas Pennsylvania, Amerika Serikat.

Penelitian ini pun ingin membuktikan bahwa anjing mampu mendeteksi bau spesifik dari pasien COVID-19, terutama mereka yang tak memiliki gejala alias asimtomatik.

Dikutip dari Live Science, kelihaian indra penciuman anjing dalam mendeteksi penyakit memang sudah tak diragukan lagi. Kelebihan yang dimiliki mamalia ini sebenarnya telah diakui sejak 1980-an silam.

"Banyak sel yang menghasilkan senyawa organik yang mudah menguap dan memunculkan bau yang khas dalam cairan tubuh manusia seperti darah, air liur, urin juga dari napas mereka," ujar Cynthia Otto, dokter hewan sekaligus Direktur Penn Vet's Working Dog Center.

Penelitian telah menunjukkan bahwa bau khas yang dikeluarkan oleh sel kanker cukup unik, sehingga hidung anjing yang memiliki 300 juta detektor aroma dapat menemukan keberadaan sel kanker di tengah sel yang sehat.

Kebanyakan anjing dapat dilatih dalam waktu sekitar enam bulan untuk mengidentifikasi bau sel kanker tertentu. Kemampuan yang sama dapat memungkinkan anjing untuk mengidentifikasi penyakit yang disebabkan oleh virus Corona COVID-19.

Dalam riset ini, ilmuwan melibatkan delapan ekor anjing yang akan dilatih di laboratorium selama lebih dari tiga minggu.

Para anjing akan belajar mengenali bau COVID-19 dari sampel air liur dan urine milik pasien yang terinfeksi, dengan teknik yang dikenal sebagai odor imprinting. Anjing-anjing itu kemudian ditugaskan untuk membedakan antara sampel pasien virus corona dan sampel orang-orang yang tidak menderita penyakit COVID-19.

"Dampak potensial dari anjing-anjing ini dan kapasitas mereka untuk mendeteksi COVID-19 bisa sangat besar," kata Otto.

"Studi ini akan memanfaatkan kemampuan anjing yang luar biasa untuk mendukung sistem pengawasan COVID-19 berskala nasional, dengan tujuan mengurangi penyebaran virus pada komunitas," lanjutnya.

Penn Vet memastikan anjing-anjing yang mereka latih siap mendeteksi COVID-19 pada manusia pada Juli 2020 mendatang.



Simak Video "Yang Harus Dilakukan Jika Tak Bisa Cium Bau Seperti Gejala Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)