Rabu, 06 Mei 2020 11:21 WIB

Prediksi Akhir Wabah Corona di 5 Negara Ini Juga Mundur ke September-Oktober

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Setelah hampir dua bulan terkurung di rumah, warga Italia kini mulai menikmati udara segar dengan bersepeda usai pemerintah melonggarkan lockdown. Ini potretnya. Wabah Corona di 5 negara ini juga diprediksi berakhir September hingga Oktober. (Foto: Getty Images/Vittorio Zunino Celotto)
Jakarta -

Data Singapore University Of Technology and Design soal 'Predictive Monitoring of COVID-19 yang diperbaharui pada Selasa (5/5/2020) menunjukkan prediksi akhir dari wabah Corona di sejumlah negara mengalami kemunduran. Selain Indonesia, prediksi di 5 negara ini juga mundur hingga September bahkan Oktober.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, ini 5 negara yang mengalami kemunduran prediksi wabah Corona menurut prediksi SUTD.

Brasil

Wabah Corona di Brasil diprediksi berakhir pada 23 Oktober 2020. Brasil merupakan salah satu negara yang melaporkan kasus kematian terbanyak. Menurut data worldometers pada Rabu (6/5/2020) angka kematian hampir menembus angka 8 ribu yaitu 7.958 kasus.

Rumah sakit di Brasil yaitu Manaus pun dilaporkan kewalahan dalam mengatasi Corona. Namun Menkes Brasil Nelson Teich menolak usulan perlunya membangun rumah sakit baru untuk perangi Corona.

"Sebelum memikirkan rumah sakit darurat, kita harus memikirkan bagaimana kita mengoptimalkan situasi di sini. Rumah sakitnya besar, dengan ruang untuk tumbuh," kata Teich, saat mengunjungi Rumah Sakit Nilson Tins di Manaus, Senin.

Singapore

Usai dinilai berhasil tangani Corona, Singapura kini tercatat sebagai negara dengan kasus positif virus Corona atau COVID-19 tertinggi di Asia Tenggara. Sejauh ini, negeri Singa itu telah mencatat 18.205 kasus positif Corona, dengan 18 kematian.

Duta Besar (Dubes) Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, mengatakan bahwa tingginya jumlah kasus Corona di Singapura dikarenakan pengujian ekstensif yang dilakukan.

"Dari rata-rata 2.900 tes per hari pada awal bulan April, kami dapat meningkatkan tes sampai lebih dari 8.000 tes per hari pada akhir bulan April. Ini diartikan tingkat pengujian sekitar 2.100 per 100.000 orang," kata Anil dalam konferensi pers virtual, Senin (4/5/2020).

Wabah Corona di Singapura pun diprediksi mundur menjadi 29 September 2020 mendatang.

Inggris

Wabah Corona di Inggris diprediksi berakhir pada 16 September 2020 mendatang. Inggris tercatat sebagai negara Eropa dengan jumlah kematian terbanyak akibat virus Corona, melebihi angka kematian di Italia.

Saat ini, tercatat ada 29.427 kematian akibat virus Corona di Inggris, angka yang disebut Menteri Luar Negeri Dominic Raab sebagai 'sebuah tragedi besar'. Dilaporkan, selama tiga hari berturut-turut, pemerintah Inggris gagal mencapai target tes harian sebanyal 100 ribu.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Studi CDC: Makan di Restoran Picu Kasus COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]