Rabu, 06 Mei 2020 15:04 WIB

Ahli Jantung Jelaskan Soal Henti Jantung Seperti yang Dialami Didi Kempot

Firdaus Anwar - detikHealth
Warga memasuki gerbang Keraton Solo, Jawa Tengah. Penyebab henti jantung Didi Kempot tak diketahui pasti. (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Topik Hangat Bahaya Henti Jantung
Jakarta -

Legenda musik campursari Didi Kempot meninggal dunia karena henti jantung pada hari Selasa (5/5/2020). Pihak Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu di Solo menjelaskan Didi masuk sudah dalam kondisi tidak sadar.

"Tiba di IGD pagi ini pukul 07.25, kondisi tidak sadar, henti jantung, henti nafas. Dilakukan tindakan resusitasi, namun pasien tidak tertolong. Dinyatakan meninggal oleh dokter pukul 07.45," kata Asisten Manajer Humas Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu, Divan Fernandez, beberapa waktu lalu.

Terkait hal ini, di media sosial tampaknya tak sedikit yang menyebut Didi Kempot mengalami serangan jantung. dr Vito A Damay, SpJP(K), Mkes, FIHA, FICA, FAsCC, dari Siloam Hospital Lippo Village menjelaskan henti jantung dan serangan jantung adalah dua hal yang berbeda.

"Kita perlu bedakan henti jantung dan serangan jantung. Tidak semuanya henti jantung karena serangan jantung," kata dr Vito pada detikcom, Rabu (6/5/2020).

Serangan jantung terjadi ketika pembuluh darah yang menyuplai darah ke jantung tiba-tiba tersembat. Sementara henti jantung terjadi ketika kelistrikan otot-otot jantung terganggu hingga akhirnya jantung berhenti berdetak.

dr Vito mengatakan tidak semua henti jantung disebabkan oleh serangan jantung. Meski memang bila tidak ada penjelasan lain dan kejadian henti jantung terjadi mendadak maka kemungkinan terbesarnya bisa karena serangan jantung.

"Contoh orang infeksi berat, kecelakaan, kehabisan darah juga ujungnya henti jantung ketika meninggal tapi bukan disebabkan serangan jantung," ungkap dr Vito.

"Bila pembuluh darah koroner ini tersumbat mendadak, itulah yang dinamakan serangan jantung. Hal ini menyebabkan orang umumnya mengeluhkan sakit dada berat atau disertai sesak napas. Dada rasanya terhimpit, seperti diremas, atau ditindih benda sangat berat. Akibatnya jantung akan menurun fungsinya sebagai pompa dan dapat timbul gangguan listrik jantung yang berat dan akhirnya meninggal mendadak," pungkasnya.



Simak Video "Mengenal Gejala GERD yang Dikaitkan dengan Serangan Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)
Topik Hangat Bahaya Henti Jantung