Sabtu, 09 Mei 2020 18:31 WIB

Terpopuler Sepekan: Mutasi Corona Melemah, Wabah Diharapkan Segera Berakhir

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
closeup of a caucasian doctor man holding a world globe with a protective mask with the word coronavirus written in it Penelitian ini sebut mutasi Corona kini melemah. (Ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Para ilmuwan di Arizona State University menemukan mutasi baru dari virus Corona COVID-19 kian melemah. Hal ini dianggap menjadi salah satu harapan agar wabah ini cepat terselesaikan.

Mutasi ini hampir sama seperti yang ditemukan pada virus SARS 2003, yang kemungkinan sangat kecil untuk melewati sistem kekebalan tubuh manusia. Former Director of the World Health Organization (WHO) Cancer Programme, Karol Sikora, mengatakan mutasi virus itu sudah kehilangan sebagian potensinya.

"Para ilmuwan di Arizona telah mendeteksi mutasi dalam sampel virus Corona baru. Jangan khawatir, virus itu telah kehilangan sebagian potensinya," tulisnya dalam akun Twitter pribadinya.

"Selama terjadi selama wabah SARS, ini jadi tanda awal dari akhir wabah tersebut. Perlu diingat, ini hanya dari satu sampel. Kita perlu melihat apakah bisa menemukannya juga di tempat lain," lanjutnya.

Mengutip dari Express, para peneliti mengambil 382 sampel dari pasien Corona di negara bagiannya. Mereka menemukan adanya satu sampel yang sudah kehilangan sebagian besar materi genetik virusnya.

Mereka mengklaim hal itu membuat virus menjadi lebih lemah dan menjadi sinyal harapan wabah ini akan segera berakhir. Para peneliti memperkirakan kasus seperti ini akan muncul lebih banyak nantinya. Selain itu, mereka juga melaporkan dari 30.000 huruf asam ribonukleat (RNA) yang ada dalam virus ini, 81 huruf di antaranya telah menghilang.

"Protein-protein ini terkandung di sana tidak hanya untuk ditiru, tapi itu bisa membantu meningkatkan virulensi dan menekan sistem kekebalan tubuh. Dan itu akan berkembang dengan bentuk virus yang lebih lemah pada fase di akhir pandemi," kata Efrem Lim, kepala penelitian tersebut.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)