Minggu, 10 Mei 2020 12:11 WIB

Terpopuler Sepekan: Viral 'Code Blue Asthma' Saat Didi Kempot Meninggal

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Didi Kempot di Banyuwangi Didi Kempot meninggal karena henti jantung pada Selasa (5/5/2020) (Foto: Ardian Fanani)
Jakarta -

Kabar meninggalnya musisi campursari Dionisius Prasetyo alias Didi Kempot pada Selasa (5/5/2020) menyedot perhatian pembaca pekan ini. Mulai dari istilah 'code blue asthma' yang banyak disebut, hingga henti jantung yang dialaminya saat tutup usia.

Istilah 'code blue asthma' banyak disebut di media sosial sesaat setelah kabar meninggalnya Didi Kempot beredar. Sumber mengatakan, Didi mengalami sesak napas saat dilarikan ke RS Kasih Ibu, Solo.

Soal istilah 'code blue' atau kore biru, dr Frans Abednego Barus, SpP dari Omni Hospital Pulomas menjelaskan artinya. Menurutnya, kode ini dipakai di rumah sakit untuk mendeskripsikan kegawatdaruratan baik karena henti napas maupun henti jantung mendadak.

"Code blue bisa pada pasien baru masuk, bisa pada pasien yang dirawat," jelasnya.

Asisten Manajer Humas Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu, Divan Fernandez, kepada detikcom menjelaskan bahwa Didi Kempot tiba di instalasi gawat darurat (IGD) dalam kondisi sudah tidak sadar. Didi lalu mengembuskan napas terakhirnya di RS tersebut.

"Tiba di IGD pagi ini pukul 07.25, kondisi tidak sadar, henti jantung, henti nafas. Dilakukan tindakan resusitasi, namun pasien tidak tertolong," kata Divan.

Didi dinyatakan meninggal dunia pada 07:45 WIB setelah sempat mendapat tindakan resusitasi.

Dikutip dari American Heart Association, henti jantung terjadi ketika ada gangguan pada fungsi jantung yang membuatnya tiba-tiba berhenti berdenyut. Serangan jantung bisa menjadi salah satu penyebabnya.



Simak Video "Kata Psikolog Soal Siswi di Sulsel Dilecehkan Beramai-ramai"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)