Minggu, 10 Mei 2020 18:35 WIB

Usai Longgarkan Social Distancing, Kasus Baru Corona di Korsel Meningkat

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Aktivitas di Korea Selatan mulai kembali normal usai Corona mereda (AFP) Foto: Aktivitas di Korea Selatan mulai kembali normal usai Corona mereda (AFP)
Jakarta -

Ibukota Korea Selatan memerintahkan semua klub dan bar tutup usai kembali melaporkan kasus baru virus Corona. Hal ini memicu kekhawatiran gelombang kedua virus Corona.

Korea Selatan sebelumnya menjadi panutan seluruh dunia dalam mengatasi wabah Corona. Namun perintah dari walikota Seoul pada hari Sabtu (9/5/2020) melaporkan kasus Corona baru di Itaewon, yang berkaitan dengan salah satu klub malam di kota tersebut.

Dikutip dari Channel News Asia, disebutkan lebih dari dua belas kasus baru Corona dikaitkan dengan seorang pria berusia 29 tahun yang dinyatakan positif Corona. Ia sebelumnya diketahui menghabiskan waktu di lima klub atau bar berlokasi di Itaewon akhir pekan lalu.

Otoritas kesehatan setempat memperingatkan kemungkinan lonjakan lebih lanjut terkait virus Corona COVID-19. "Kecerobohan dapat menyebabkan ledakan infeksi," kata walikota Seoul Park Won-soon mengatakan, menambahkan perintah itu akan tetap berlaku tanpa batas waktu.

Park meminta mereka yang mengunjungi klub atau bar itu melapor secara sukarela. Dari 18 kasus Korea Selatan baru yang dilaporkan pada hari Sabtu, 17 di antaranya dimasukkan ke dalam kluster Itaewon, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea.

Lonjakan infeksi ini muncul ketika kehidupan sehari-hari di Korea Selatan mulai kembali normal. Pemerintah Korsel sendiri diketahui melonggarkan aturan 'social distancing' pada Rabu (6/5/2020).

Korea Selatan sempat dilaporkan mengalami wabah Corona terburuk di luar China. Namun alih-alih lockdown yang diterapkan, Korea Selatan memilih untuk menerapkan social distancing yang ketat secara luas sejak bulan Maret.

Langkah tersebut nampaknya berhasil dalam mengendalikan wabah Corona. Tentunya dibarengi dengan contact tracing yang agresif, dan tes Corona dilakukan secara cepat dan luas.

Langkah cepatnya ini menuai banyak pujian dari beberapa negara karena pada akhirnya kasus Corona bisa diatasi. Fasilitas seperti museum dan galeri seni pun dilaporkan telah kembali membuka bisnisnya, dan beberapa olahraga profesional, termasuk baseball, sepak bola, telah memulai musim baru, sementara sekolah-sekolah pun akan dibuka kembali mulai minggu depan tepatnya 13 Mei mendatang.

Mengutip worldometers pada Minggu (10/5/2020), ada 34 penambahan kasus Corona di Korea Selatan. Sehingga total akumulatif kasus Corona di Korsel sebanyak 10.874, denggan laporan kematian 256 orang dan sembuh sebanyak 9.610 orang.



Simak Video "Kasus Corona Melonjak, Sekolah-Museum di Korea Selatan Ditutup Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)