Senin, 11 Mei 2020 22:02 WIB

Klub Malam Tutup Gara-gara 'Super Spreader' Tularkan Corona Saat Dugem

Ayunda Septiani - detikHealth
Otoritas Korea Selatan (Korsel) melaporkan sedikitnya 116 orang yang telah sembuh dari virus Corona (COVID-19), kembali dinyatakan positif. Virus Corona COVID-19 di Korea Selatan (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Seluruh bar dan klub malam di Seoul, Korea Selatan, diperintahkan tutup sementara untuk menekan lonjakan kasus penyebaran virus Corona COVID-19.

Walikota Seoul Park Won-soon mengatakan semua klub dan bar harus ditutup. Surat perintah pun akan segera dibuat dan diedarkan.

Dikutip dari laman CNN, lonjakan kasus penyebaran Corona di Korea Selatan terhubung dengan klub malam di Itaewon, sebuah wilayah dunia malam yang populer di Seoul.

Semula, seorang pria berusia 29 tahun dari kota Yongin di pinggiran Seoul dinyatakan positif virus corona pada Kamis (7/5/2020).

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) melaporkan, orang tersebut mengunjungi beberapa klub di Itaewon pada malam 1 Mei dan dini hari 2 Mei.

Sejak saat itu, 40 orang lainnya yang diyakini terhubung dengan kasus tersebut dinyatakan positif. Sebanyak 27 kasus di antaranya berasal dari Seoul.

Sejauh ini Korea Selatan belum memberlakukan lockdown nasional, tetapi telah melakukan langkah-langkah pembatasan untuk mengendalikan wabah Corona. Di klub malam, misalnya, setiap orang harus memberikan nama lengkap dan nomor telepon sebelum masuk.

Menurut Park, ada 1.946 nama tamu yang terdaftar di buku absen tiga klub yang dikunjungi pria berusia 29 tahun itu. Namun, hanya 647 dari orang-orang itu telah diidentifikasi.

Wakil Direktur KCDC Kwon Joon-wook, juga mengatakan mungkin ada lebih dari satu sumber infeksi yang terjadi di balik wabah klub malam. Beberapa orang yang dipastikan positif mengunjungi klub pada malam yang berbeda dari pria tersebut.

"Kami telah melakukan banyak usaha dan juga pengorbanan. Apakah kita akan membiarkan semuanya sia-sia karena kecerobohan beberapa orang?" kata Park.

Menurut data Universitas Johns Hopkins hari ini (11/5/2020), Korsel telah melaporkan lebih dari 10.909 kasus virus corona dan 256 kematian. Sebagian besar kasus Korea Selatan telah pulih, berdasarkan keterangan KCDC awal pekan ini.



Simak Video "Usai Itaewon, E-Commerce di Bucheon Jadi Klaster Corona Baru Korsel"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)