Selasa, 12 Mei 2020 19:58 WIB

Skenario Pandemi Corona Selama 2 Tahun ke Depan Hingga Berakhir

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Berbagai studi memprediksi skenario pandemi virus Corona berakhir. (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Banyak pendapat muncul terkait akhir dari pandemi virus Corona COVID-19 ini. Tetapi, sebagian besar ahli berpendapat bahwa pandemi ini tidak akan hilang dalam waktu dekat.

Mengutip dari Live Science, sebuah laporan baru memperkirakan pandemi ini mungkin akan berlangsung sekitar dua tahun. Laporan para peneliti di University of Minnesota ini mengacu pada informasi dari delapan pandemi flu sebelumnya.

Mereka mencatat bahwa virus SARS-CoV-2 bukanlah jenis influenza, tapi memiliki beberapa kesamaan dengan virus pandemi flu. Virus penyebab COVID-19 itu menyebar lebih mudah daripada flu bahkan ada kasus yang tidak menunjukkan gejala apapun.

Untuk menghadapinya, setidaknya butuh 60-70 persen herd immunity untuk menghentikan pandemi dan ini akan membutuhkan waktu yang lama. Dari laporan tersebut, muncul tiga skenario potensial untuk menghadapi pandemi yang mungkin akan berlangsung selama dua tahun ini.

Skenario 1 : Dalam skenario ini, gelombang kasus COVID-19 diikuti oleh serangkaian gelombang yang lebih kecil. Gelombang ini akan terjadi secara konsisten selama 1-2 tahun, tapi akan berkurang secara bertahap pada tahun 2021.

Skenario 2 : Gelombang pandemi COVID-19 awal yang terjadi pada musim semi 2020 akan diikuti dengan gelombang yang lebih besar pada musim gugur atau dingin, seperti yang terjadi pada pandemi flu tahun 1918.

Selanjutnya, akan muncul lagi satu atau lebih gelombang yang lebih kecil lagi yang bisa terjadi pada tahun 2021.

Skenario 3 : Sampai pada akhirnya, gelombang COVID-19 ini akan semakin melambat seiring dengan tidak ditemukannya lagi kasus infeksi.

Penulis penelitian ini mengatakan perlu meningkatkan kembali langkah-langkah untuk mengurangi penularan pandemi, seperti jaga jarak fisik agar para dokter dan perawat tak kewalahan menangani kasus.

"Kita harus bersiap, aktivitas virus akan semakin signifikan setidaknya selama 18-24 bulan, dengan kemunculannya secara berkala di berbagai wilayah geografis," kata penulis studi.



Simak Video "Kasus Corona Meningkat, Kenya Alami Lonjakan Permintaan Oksigen"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)