Rabu, 20 Mei 2020 03:25 WIB

Susah Tidur Sejak Pandemi Corona? Ini Kemungkinannya Menurut Dokter Jiwa

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Nervous woman suffering from insomnia and lying in bed late at night, she is awake and restless, top view Susah tidur gara-gara Corona (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Gangguan tidur mungkin sering dialami banyak orang terlebih saat pandemi Corona. Faktanya, jika tidak teratasi gangguan tidur bisa sebabkan imunitas menurun.

dr Lahargo Kembaren, SpKJ, psikiater dari RS SILOAM Bogor pun mengatakan gangguan tidur berdampak pada psikologis. Pemicunya bisa disebabkan karena stres, rasa cemas, dan depresi.

"Gangguan tidur berdampak tidak baik bagi kondisi fisik karena dapat menurunkan imunitas tubuh dan juga bagi kondisi psikologis karena dapat memicu munculnya stres, cemas dan depresi. Gangguan tidur saat pandemi COVID-19 juga dapat mengenai siapa saja seperti anak, remaja, dewasa, dan lanjut usia," ujar dr Lahargo melalui pesan yang diterima detikcom beberapa waktu lalu.

Menurut dr Lahargo, rutinitas sehari-hari saat pandemi Corona bahkan bisa menjadi pemicu seseorang alami 'gangguan tidur'. Mengapa bisa begitu?

"Kondisi saat ini menyebabkan perubahan rutinitas sehari hari, misalnya working atau study from home, pembatasan sosial berskala besar (PSBB), social atau physical distancing membuat seseorang harus menyesuaikan diri, dan ini tidak mudah dilakukan," jelas dr Lahargo.

"Lebih banyak di rumah membuat irama sirkardian tubuh juga terganggu karena kurang terpapar dengan cahaya alami sehingga siklus tidur dan bangun menjadi terganggu. Pada mereka yang tidak bekerja, dapat terjadi 'oversleep' di pagi hari karena merasa tidak perlu terburu buru dan ini menyebabkan gangguan tidur pada malam harinya," lanjutnya.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)