Rabu, 27 Mei 2020 06:30 WIB

Potret New Normal di Berbagai Negara, Topi Pelampung hingga Konser Drive Thru

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Reopening for business adapt to new normal in the novel Coronavirus COVID-19 pandemic. Rear view of business owner wearing medical mask placing open sign New normal mulai diberlakukan di berbagai negara (Foto: Getty Images/iStockphoto/Chansom Pantip)
Jakarta -

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto baru-baru ini mengeluarkan panduan new normal di tengah pandemi Corona khususnya untuk para pekerja. New normal sendiri merupakan istilah yang merujuk pada pola hidup baru di mana diterapkan protokol kesehatan seperti rajin mencuci tangan, memakai masker, hingga menjaga jarak.

Tak hanya Indonesia, beberapa negara lain bahkan tentu menerapkan kondisi new normal di tengah pandemi virus Corona. Berikut beberapa gambaran 'new normal' di 4 negara dirangkum detikcom dari berbagai sumber.

1. Topi dari pelampung di cafe Jerman ingatkan jaga jarak

Mengutip CNN, Jerman termasuk negara yang tengah terapkan new normal di tengah pandemi Corona. Uniknya, banyak cara kreatif yang dibuat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Cafe Rothe, Schwerin, kota di Jerman, mewajibkan para pengunjung restoran untuk pakai topi berwarna-warni dari pelampung renang. Alih-alih menggunakan penanda social distancing yang biasanya ditempel di bagian lantai atau tempat duduk, cara unik ini dinilai lebih efektif sekaligus menyenangkan untuk jalani new normal soal jaga jarak.

Sebuah sekolah di China juga menerapkan kebijakan topi jaga jarak untuk murid-muridnya.

Topi pelampung untuk jaga jarak.Topi pelampung untuk jaga jarak. Foto: CNN

2. Karaoke pakai masker di Jepang

Mengutip Financial Times, Japan Karaoke Box Association mengeluarkan pedoman soal karaoke di tengah pandemi Corona. Jika biasanya karaoke bernyanyi bersama teman-teman di ruangan kecil, kini para pengunjung wajib karaoke pakai masker dan face shield sekaligus jaga jarak dengan batas duduk satu dengan yang lain sejauh dua meter.

3. Peragaan Busana Virtual di Filipina

Desainer asal Filipina, Rajo Laurel menjelaskan cara industri fashion beradaptasi dengan pandemi Corona. Tak lagi hadir di live event, new normal industri fashion di Filipina melakukan peragaan busana virtual.

"Anda tahu, hidup harus terus berjalan dan kami masih harus bekerja dan kami masih perlu menjangkau orang-orang," kata Laurel dalam wawancara dengan Newsroom Weekend pada hari Minggu lalu, dikutip dari CNN Filipina.

Peragaan busana virtual.Peragaan busana virtual. Foto: CNN

4. Nonton konser musik ala drive thru

Siapa sangka masih bisa nonton konser di tengah aturan jaga jarak saat pandemi Corona? Warga Jerman miliki kesempatan nonton band lokal 'Brings' yang terbuka untuk 250 kendaraan beberapa waktu lalu.

Kala itu, setiap mobil diperbolehkan menampung maksimal dua orang dewasa dan seorang anak. Penonton diimbau untuk tetap di dalam mobil mereka saat menikmati konser secara live.

5. Penuhi ruangan restoran pakai manekin untuk batasi pengunjung

Seorang juru bicara restoran di Virginia, Amerika Serikat (AS) Charlie Dougiello, mengisi 50 persen kapasitas restoran dengan patung atau manekin. Hal ini demi membatasi pengunjung agar bisa tetap menerapkan jaga jarak.

"Saya selalu menyukai manekin, mereka tidak pernah mengeluh tentang apa pun dan Anda bisa bersenang-senang mendandani mereka," kata koki dan pemilik The Inn di Little Washington, Patrick O'Connell dalam sebuah pernyataan, dikutip dari CNN.

Manekin di restoran.Manekin di restoran. Foto: CNN


Simak Video "Tips Hadapi Kehidupan di Era New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)