Rabu, 27 Mei 2020 17:45 WIB

Masuki New Normal, Hindari 5 Kebiasaan Ini agar Kekebalan Tubuh Tak Menurun

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Anggota Ditsamapta Polda Metro Jaya gelar sosialisasi protokol kesehatan di Jakarta. Sosialisasi dilakukan sebagai persiapan untuk hadapi new normal. Anggota Polda Metro Jaya sosialisasi protokol kesehatan di Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Jakarta -

Sebentar lagi setiap orang akan bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala. Tetapi, bedanya saat ini harus mematuhi berbagai macam protokol kesehatan COVID-19 karena kita akan memasuki era 'new normal' atau kenormalan baru.

Selain menerapkan protokol kesehatan, menjaga daya tahan tubuh juga diperlukan agar tidak mudah tertular virus Corona. Namun terkadang tanpa disadari beberapa kebiasaan sehari-hari yang kita jalani justru dapat membuat kekebalan tubuh jadi menurun.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa bikin daya tahan tubuh menurun.

1. Kurang tidur

Kelelahan akibat kurang tidur nyatanya bisa menurunkan daya tahan tubuh seseorang. Salah satu tandanya adalah merasa lelah ketika bangun di pagi hari, maka itu bisa menandakan kamu tidak memiliki kualitas tidur yang baik.

Maka dari itu usahakan tidur selama tujuh sampai 9 jam setiap malam.

2. Stres

Kebiasaan sehari-hari yang bisa membuat daya tahan tubuh menurun adalah stres. Stres bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor pekerjaan, kesehatan, keluarga dan sebagainya.

Stres dapat menyebabkan sel pembunuh bakteri bekerja menjadi lebih lambat dan aktivitas makrofag berkurang. Makrofag adalah sel yang dapat memperkuat respons imun.

3. Kurang olahraga

Kurangnya aktivitas olahraga bisa menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Padahal olahraga bisa dilakukan di mana dan kapan saja, bahkan tak perlu datang ke pusat kebugaran.

Menurut ahli, dibutuhkan sekitar 30 menit olahraga agar dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

4. Berada di lingkungan perokok

Kebiasaan sehari-hari yang dapat menurunkan daya tahan tubuh selanjutnya adalah berada di lingkungan perokok. Ini dikarenakan orang-orang yang menjadi perokok pasif akan jauh lebih menderita daripada perokok aktif.

Perokok pasif bisa berisiko mengalami gangguan pernapasan hingga kematian. Karena itu sebisa mungkin hindari merokok atau berada di sekitar orang yang sedang merokok.

5. Terlalu serius

Faktanya terlalu serius dalam beraktivitas bisa menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Cobalah meluangkan waktu disela-sela pekerjaan untuk menghibur diri dan melepas penat, seperti menonton YouTube, bercengkrama, dan bercanda bersama teman-teman kantor. Tertawa dapat mengurangi hormon stres dan meningkatkan kekebalan tubuh.



Simak Video "Panduan Beraktivitas di Ruang Publik Era New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)