Rabu, 27 Mei 2020 20:40 WIB

Keseringan Pakai Masker Jadi Jerawatan? Ini Tips untuk Mencegahnya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Conceptual shot of Acne & Problem Skin on female face. Masker bikin wajah mudah berjerawat? Bisa diatasi kok. (Foto: iStock)
Jakarta -

Masker adalah salah satu alat pelindung diri yang sangat dianjurkan dan harus dipakai selama pandemivirus CoronaCOVID-19 berlangsung. Meski mungkin terasa kurang nyaman dan pengap, masker ini harus digunakan untuk mencegah penularan virus.

Namun, sebagian orang bisa merasakan dampak pemakaian masker ini pada kulit wajah. Ada yang berbekas, luka, lecet, bahkan berjerawat. Ini karena masker membuat kulit area wajah lembab oleh minyak dan keringat yang terjebak di dalamnya.

Para ahli dermatologi di Amerika Serikat menjuluki kondisi 'maskne'. Tak hanya memberi julukan, para ahli ini juga memberikan tips untuk menghentikan perkembangan jerawat selama pakai masker. Berikut beberapa tipsnya seperti dikutip dari The Sun.

1. Tentukan jenis masker yang tepat

Saat ini masker harus selalu dipakai, bahkan tidak boleh asal melepasnya di mana saja. Tapi, menggunakan masker sepanjang hari juga akan membuat kulit stres hingga memicu jerawat muncul.

Untuk menghindarinya, pilihlah masker dengan bahan yang sesuai dengan kulit kamu. Idealnya, pilih masker dengan bahan yang menghasilkan sedikit atau tidak sama sekali menyebabkan gesekan hingga membuat kulit luka dan pastikan bisa bernapas dengan mudah.

2. Biarkan kulit bernapas

Dr Samer Jaber, ahli dermatologi di departemen dermatologi New York, Amerika Serikat, mengatakan sesekali harus memberikan waktu sejenak untuk kulit bernapas. Apalagi jika kamu termasuk orang yang jarang sekali menggunakan masker.

"Lepaskan masker sejenak tentunya di tempat yang aman dan bersih dari virus. Biarkan kulitmu bernafas sebentar," katanya.

Jika sudah berada di rumah atau lingkungan yang aman, Dr Jaber menyarankan untuk tidak menggunakan masker. Itu akan membuat kulit beristirahat dan bernapas.

"Saat sampai di rumah, segera lepas masker dan lakukan hal-hal yang bisa menenangkan kulit yang tertutup seharian. Bisa dengan kompres dingin, yang berfungsi untuk mengurangi peradangan, sesak, atau melakukan rehidrasi," jelasnya.

3. Jaga kebersihan masker

Tak hanya kulit, maskernya pun harus dijaga kebersihannya. Jika terus menggunakan masker berkali-kali, bisa saja kuman atau virus justru bersembunyi di dalamnya.

Dr Jaber mengatakan, ganti masker secara teratur. Jika menggunakan masker kain, cuci dengan benar dan teratur agar keringat dan kotoran yang ada di dalamnya hilang.

4. Rajin cuci muka

Selain masker, muka juga harus rajin dibersihkan dan dirawat. Dr Jaber menyarankan untuk rajin cuci muka dan gunakan pelembab, terutama untuk kulit wajah yang kering.

"Kami bisa menggunakan lotion ringan, krim, bahkan salep untuk mengatasi iritasi dan peradangan pada kulit wajahmu," terang Dr Jaber.

Dr Jaber menyarankan agar memilih produk perawatan wajah yang berbahan dasar air hingga produk yang memiliki wangi atau aroma.

5. Rutin merawat kulit wajah

Langkah pencegahan lainnya bisa dengan merawat kulit wajah khususnya yang mudah berjerawat. Dr Jaber menyarankan bisa menggunakan krim yang mengandung bahan-bahan, seperti benzoil peroksida, asam salisilat, atau asam glikolat.

Benzoil peroksida dipercaya sangat efektif untuk menghilangkan bakteri yang menyebabkan jerawat pada kulit. Sedangkan asam salisilat bisa membantu membersihkan pori-pori dan menghilangkan komedo.

6. Hindari pemakaian make up berlebihan

Selama anjuran menggunakan masker masih diwajibkan, coba untuk menghindari menggunakan make up berlebihan sementara. Jika ini masih dilakukan, make up itu akan menyumbat pori-pori ditambah hawa lembab yang disebabkan masker.

Ahli dermatologi lainnya, Dr Raj Arora, mengatakan akan jauh lebih baik jika selama menggunakan masker untuk mencoba produk yang mengandung mineral.

"Karena saat tertutup masker, kulit akan menghasilkan sebum yang berlebih dan memperbanyak bakteri di kulit, alhasil jerawat bermunculan. Gunakan produk berbahan dasar mineral, agar menjaga kulit tetap lembut dan meminimalisir minyak yang dihasilkan oleh kulit," kata Dr Arora.



Simak Video "Kesalahan-kesalahan yang Sering Dilakukan saat Pakai Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)