Jumat, 29 Mei 2020 10:28 WIB

Cara Sederhana agar Para Lansia Tetap Bugar Saat #DiRumahAja

Akfa Nasrulhak - detikHealth
Kalbe Foto: shutterstock
Jakarta -

Tetap di rumah selama pandemi COVID-19 ini menjadi sebuah tantangan, terutama bagi mereka yang berusia di atas 60 tahun. Terbatasnya aktivitas fisik dengan menjaga jarak sosial dapat mempengaruhi kesehatan lansia.

Seperti dikutip The New York Times, sebuah studi menunjukkan bahwa dampak kesehatan akibat karantina di rumah yang lama cenderung lebih besar pada lansia. Medical Marketing Manager Kalbe Nutritionals dr Adeline Devita menambahkan, semakin lama di rumah juga dapat meningkatkan risiko terjadinya stres pada lansia yang berpengaruh pada imunitas.

"Pada lansia yang stres, zat gizi di dalam tubuh seolah digunakan berlebih sehingga zat gizi yang seharusnya digunakan untuk metabolisme dan membangun imunitas menjadi tidak tercukupi. Maka efek yang terjadi yaitu penurunan daya tahan tubuh. Ketika sistem kekebalan tubuh menurun, pastinya akan lebih rentan terpapar penyakit," ujar dr Adeline kepada detikHealth, Jumat (29/5/2020).

"Juga saat stres akan memicu tubuh untuk terus memproduksi hormon kortisol. Tingginya hormon kortisol dalam tubuh bisa menurunkan imunitas," imbuhnya.

Lebih lanjut dr Adeline menjelaskan biasanya ketika usia semakin menua, kemampuan tubuh untuk menghasilkan jenis sel yang dibutuhkan untuk melawan infeksi baru semakin berkurang. Sebab kualitas sel yang dimilikinya telah menurun.

"Sel T (kelompok sel imun) yang seharusnya bekerja untuk menghalau penyakit, ketika sel telah menua, sel yang akan terbentuk pun semakin sedikit karena thymus tempat proses berkembangnya sel T telah menyusut. Inilah yang membuat berkurangnya sistem ketahanan tubuh. Akhirnya, sistem imun jadi kurang optimal, terutama menghadapi virus baru seperti virus Corona yang tengah mewabah," bebernya.

Oleh karena itu, selain menjaga diri dengan tetap di rumah dan melakukan social distancing, perlu diperhatikan juga kegiatan harian atau aktivitas fisik yang berkaitan dengan kondisi psikis lansia agar kondisi tubuh tetap optimal. Jangan ragu untuk mempraktikkan latihan sederhana selama di rumah seperti senam, jalan kaki keliling rumah, hingga bersih-bersih atau menata ulang perabotan di rumah.

Bahkan, sebuah studi yang dilakukan mahasiswa keperawatan di Case Western Reserve University menemukan bahwa melakukan pekerjaan rumah tangga sehingga lingkungan rumah bersih dan teratur berdampak positif untuk kesehatan fisik dan emosional para lansia. Sebab membersihkan rumah membuat para lansia semakin aktif bergerak.

Selain tetap berolahraga, mengonsumsi berbagai nutrisi yang tepat wajib dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan tubuh, seperti mengonsumsi susu yang kaya dengan protein, vitamin, serta mineral. Salah satunya mengonsumsi Entrasol Senior yang mengandung lebih tinggi protein 12gr/saji juga dilengkapi dengan serat, tinggi vitamin C, D, dan E, serta mineral.

Kandungannya yang rendah laktosa juga menjadi penting karena biasanya lansia mengalami intoleransi laktosa seiring bertambahnya usia. Entrasol Senior cocok untuk membantu menjaga daya tahan tubuh dan kekuatan massa otot saat #dirumahaja.



Simak Video "Veronica Tan Bikin Layanan Homecare untuk Lansia"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)