Minggu, 31 Mei 2020 11:40 WIB

Isolasi Diri karena Pandemi Corona Bisa Picu Cabin Fever, Ini Gejalanya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Girl sleeping during work at the office Isolasi diri karena pandemi Corona bisa picu cabin fever. (Foto: iStock)
Jakarta -

Sudah lebih dari dua bulan lamanya masyarakat diimbau untuk tetap di rumah dan tidak beraktivitas di luar ruangan bila tak penting. Ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus Corona.

Meski penularan virus Corona bisa dihindari dengan tetap berada di rumah, tetapi masyarakat juga bisa dihadapkan pada kekhawatiran lain, yaitu ancaman kesehatan psikologis akibat isolasi diri atau cabin fever.

Menurut psikiater dan spesialis kedokteran jiwa RS Unair, dr Hafid Algristian, SpKJ, cabin fever atau demam kabin adalah rasa kegelisahan akibat terjebak atau terisolasi dalam waktu lama dan ini berpotensi besar terjadi pada masyarakat selama pandemi berlangsung.

"Tidak semua orang mengetahui gejala ini. Tapi saat kalian telah belajar, mungkin beberapa dari kita akan menyadari terdapat gejala cabin fever dalam diri kita," kata dr Hafid, Minggu (31/5/2020).



Dikutip dari Healthline, berikut ini adalah gejala-gejala umum dari cabin fever:

-Gelisah
-Hilang motivasi
-Mudah marah
-Putus asa
-Sulit berkonsentrasi
-Pola tidur tidak teratur
-Sulit untuk bangun
-Lesu
-Hilang rasa percaya pada orang sekitar
-Tidak sabaran
-Mudah sedih atau depresi

dr Hafid mengatakan bahwa cabin fever ini bukanlah suatu diagnosis atau sindrom. Penyembuhannya pun bisa dilakukan melalui manajemen stres, dan tidak perlu diberikan obat-obatan.

"Maka dari itu hendaknya kita mengembangkan cara berpikir kreatif, komunikasi, mencari solusi, maupun berbagi informasi keberhasilan yang membangun. Sehingga kita nantinya tidak merasa terjebak dan tertekan pada situasi karantina yang masih akan terus berjalan entah sampai kapan," pungkasnya.



Simak Video "Nasib Akupunktur di Masa Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)