Senin, 08 Jun 2020 09:34 WIB

Ojol Sudah Boleh Bawa Penumpang, Ini Protokol Kesehatan yang Harus Diperhatikan

Firdaus Anwar - detikHealth
PSBB Jakarta berakhir esok hari, namun belum ada tanda-tanda aturan baru terkait ojek online untuk mengangkut penumpang. Saat ini Ojol hanya boleh mengantar barang. Ojol bisa 'narik' penumpang dengan syarat menerapkan protokol kesehatan. (Foto ilustrasi: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Ojek online atau sering disebut ojol diperbolehkan kembali membawa penumpang di masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hanya saja ada aturan atau protokol kesehatan yang tak boleh diabaikan agar pengemudi dan penumpangnya aman dari ancaman virus Corona COVID-19.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan protokol untuk ojek ini sudah tertuang di SK Kadishub.

"Ojek sudah bisa angkut penumpang mulai Senin (8/6). Protokolnya itu sudah ada SK Kadishub ya. Jadi ojol itu wajib menerapkan protokol kesehatan," kata Syafrin beberapa waktu lalu.

Berikut protokol kesehatan untuk pengemudi:

1. Menggunakan alat pelindung diri (APD), sekurang-kurangnya masker.
2. Menyediakan hand sanitizer.
3. Melakukan disinfeksi kendaraan dan helm setiap selesai mengangkat penumpang.
4. Tidak beroperasi di wilayah yang ditetapkan sebagai wilayah pengendalian ketak berskala lokal.

Sementara untuk penumpang beberapa ahli menyarankan hal berikut:

1. Sebisa mungkin gunakan helm sendiri.
2. Jangan lupa memakai masker.
3. Gunakan sarung tangan.
4. Bayar dengan uang non tunai.
5. Cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer sebelum dan sesudah naik ojek.

makeup artist


Simak Video "WHO Sebut Butuh Waktu Lama untuk Kembali ke Kehidupan Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)