Kamis, 18 Jun 2020 10:55 WIB

Pedagang di Kebayoran Lama Positif Corona, Ini 3 Ledakan COVID-19 dari Pasar

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Sebanyak 14 pedagang di Pasar Kebayoran Lama, Jaksel, dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). Akibatnya, pasar tersebut akan ditutup selama 3 hari ke depan. Pasar kebayoran lama ditutuop usai 14 pedagang dinyatakan positif Corona. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Sebanyak 14 pedagang di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dinyatakan terinfeksi positif virus Corona (COVID-19). Akibatnya, pasar tersebut akan ditutup selama 3 hari ke depan.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), 573 orang dinyatakan positif dan 32 orang meninggal dunia tersebar di 110 pasar seluruh Indonesia.

"Hal ini penting karena besarnya jumlah pasar tradisional yang tersebar di seluruh Indonesia mencapai 13.540 pasar, dari jumlah tersebut menampung sebanyk 12,3 juta pedagang belum termasuk pemasok barang, PKL, kuli panggul serta jejaring rantai di pasar tradisional," ujar Dimas Hermadiansyah, Ketua DPP IKAPPI Bidang Keanggotaan dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom Seni (15/6/2020)

Beberapa lonjakan kasus Corona di pasar sempat terjadi di negara lain. Bahkan salah satunya menjadi awal gelombang kedua Corona, mana saja wilayah yang melaporkan kasus Corona dari kluster pasar?

1. Beijing

Pemerintah China kembali memberlakukan lockdown di Beijing, ibukota negara tersebut, setelah ditemukan banyaknya kasus baru dan memicu kekhawatiran akan gelombang kedua pandemi virus Corona.

Ketika dilakukan penelusuran, wabah bersumber dari pasar pusat makanan grosir Xinfadi yang menjadi tempat berkumpulnya banyak orang dalam satu waktu. Disebutkan terdapat lebih dari 50 kasus yang terkait dengan pasar Xinfadi, Beijing.

Melihat hal tersebut, laporan dari kantor berita lokal Xinhua, pemerintah setempat langsung mengambil langkah untuk mengetes massal setiap pedagang dan menghubungi sekitar 200 ribu pengunjung pasar yang datang sejak akhir Mei.

2. Wuhan

Sebelumnya awal kemunculan kasus virus Corona COVID-19 juga dikaitkan dengan pasar basah Wuhan pada Desember 2019 lalu. Tempatnya yang lembab, risiko berdesakan dan menyentuh segala macam benda yang ada di pasar menjadikan area tersebut menjadi cukup rentan akan infeksi COVID-19.

3. India

Kluster Corona pasar juga terjadi di India. 5 Mei lalu, Bharath Gupta, seorang pengumpul distrik di India selatan mengetahui bahwa pasar Koyambedu, pasar tradisional sayuram yang luas di kota Chennai, India, ditutup sementara. Alasannya beberapa vendor dan pekerja di pasar dinyatakan positif virus Corona dan dikaitkan dengan serangkaian kasus di Chennai dan sekitarnya.

Pada 6 Mei, para pejabat diChittoor, India, mulai menguji semua orang yang telah pergi ke pasar sejak 20 April. Dilaporkan ada 43 infeksi baru Corona. Sementara itu, di seluruh wilayah TamilNadu, India, secara keseluruhan ditemukan 2.000 infeksi baru, di atas sepertiga dari kasus aktif India kala itu dikaitkan dengan pasar.

liga inggris


Simak Video "Dear Warga Indonesia, Yuk Lakukan 3W Agar Terhindar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)