Kamis, 18 Jun 2020 14:41 WIB

Jadi Korban Cyberbullying, dr Tirta Curhat Sempat Alami Depresi

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
dr Tirta Mandira Hudhi dr Tirta Mandira Hudhi mengaku mengalami cyberbullying (Foto: Ayunda Septiani/detikHealth)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu foto dr Tirta Mandira Hudhi di salah satu restoran cepat saji di kawasan Jakarta Selatan viral di media sosial. Karena kejadian itu juga, dokter sekaligus influencer gaya hidup ini mengalami cyberbullying selama berhari-hari oleh para netizen.

Perasaan itu pun ia curhatkan melalui akun Twitter pribadi miliknya, Rabu (17/6/2020).

"Habis ini saya akan angkat suara mengenai mental health akibat cyberbullying. Saya dihujat tiga hari ramai-ramai, untung saya nggak bunuh diri. Bukan berarti karena ini sosmed Anda bisa memaki sesuka hati dan berkata 'cie baperan'," tulis dr Tirta dalam tweetnya.




Namun, kini dr Tirta mengaku sudah merasa jauh lebih baik setelah mendapat dukungan dari teman-teman seprofesinya.

"Untung teman-teman dokter menguatkan, jadi saya nggak sampai depresi berat," kata dr Tirta melalui pesan singkat kepada detikcom, Kamis (18/6/2020).

"Kalau ada manusia salah terus dibully habis-habisan dengan kata-kata kotor, itu bisa berdampak sangat buruk ke depannya. Antara dia ikut-ikutan atau malah jatuh ke fase depresi," lanjutnya.

Cuitannya tersebut pun menuai berbagai respons dari para netizen. Ada yang mendukung dan memberi semangat, tapi ada juga yang tetap menyindir dr Tirta.

"Sabar bang semua pasti ada hikmahnya. Kalau emang nggak ada hikmahnya, berarti emang lagi apes aja," tulis @ho**a*ge*e.

"Hmm waktu Anda maki-maki orang lain gara-gara nggak mematuhi anjuran social distancing, mereka juga dibully lho sama netizen," tulis @je**w*k.



Simak Video "UNICEF: Orang Tua Juga Harus Perhatikan Kesehatan Jiwa"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)