Jumat, 19 Jun 2020 19:01 WIB

Norwegia Bantah Tuduhan Salmon Jadi Penyebab Kasus Corona Baru di Beijing

Ayunda Septiani - detikHealth
Ikan Salmon di Beijing Ikan salmon disebut bukan penyebar virus Corona di Beijing. (Foto: Global Times/AFP)
Jakarta -

Pemerintah Norwegia membantah dugaan ikan salmon dari negaranya menjadi penyebab lonjakan kasus Corona baru di Beijing. Mulanya ada dugaan ikan salmon berkaitan dengan gelombang kedua Corona di China.

Dikutip dari laman Channel News Asia, pemerintah China dan Norwegia menyimpulkan bahwa ikan salmon dari Norwegia kemungkinan bukan menjadi sumber virus Corona baru yang ditemukan di pasar makanan Beijing beberapa waktu lalu.

Odd Emil Ingebrigtsen, Menteri Perikanan dan Makanan Laut Norwegia mengatakan bahwa setelah pertemuan antara pejabat China dan Norwegia pada hari Rabu (17/6/2020) lalu, kedua negara tersebut telah menyimpulkan bahwa sumber wabah tidak berasal dari ikan dari negara Nordik.

"Kami dapat menghapus ketidakpastian dan penghentian ekspor ikan salmon ke China," kata Odd dalam konferensi video.

Munculnya COVID-19 di ibu kota China selama enam hari terakhir telah mengubah kehidupan bagi orang banyak, sebagian orang merasa khawatir seluruh kota akan di-lockdown karena jumlah kasus baru meningkat.

China menghentikan impor ikan salmon Eropa setelah mendapat laporan bahwa virus Corona ditemukan pada talenan yang digunakan untuk mengolah ikan di pasar Xinfadi Beijing. China juga membatalkan pesanan pada akhir pekan, meskipun Otoritas Keamanan Makanan Norwegia mengatakan tidak ada bukti ikan yang terinfeksi.

Setelah adanya konfirmasi tersebut, saham peternak ikan salmon Norwegia kembali naik pada hari Rabu (16/6/2020). Pemimpin pasar Mowi naik 3,6 persen dan Salmar naik 2,5 persen.



Simak Video "Virus Corona Diklaim Dapat Menular Lewat Udara"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)