Sabtu, 20 Jun 2020 15:10 WIB

Seberapa Besar Risiko Penularan Virus Corona di Tempat Fitness?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Maria Vania presenter MotoGP sedang olahraga di Golds Gym Thamrin City. Foto: Agung Pambudhy/detikHealth Gym bisa jadi tempat rawan terjadinya penularan virus Corona. (Foto ilustrasi: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Pusat kebugaran dan tempat fitness mulai dibuka lagi. Banyak yang sudah mulai tak sabar untuk kembali latihan di gym. Tapi seberapa besar sih risiko penularan Corona di pusat kebugaran?

Beberapa waktu lalu, peneliti dari Korea Selatan (Korsel) memperingatkan adanya risiko infeksi COVID-19 yang cukup tinggi di tempat tertutup seperti tempat fitness atau pusat kebugaran. Dalam laporan yang diterbitkan dalam jurnal Emerging Infection Disease, peneliti di Korsel melihat adanya kemunculan kasus dari studio tari.

Pada akhirnya mereka menemukan adanya 11 kasus virus Corona yang terkait dengan 12 fasilitas studio tari. Menurut peneliti, udara yang lembab dan dikombinasikan dengan aliran udara dari tempat olahraga membuat droplet mudah menyebar di area tersebut.

"Berdasarkan penelitian, droplet aerosol dapat bertahan 3 jam di udara sehingga potensi untuk menyebar di tempat ramai dan tertutup seperti studio kebugaran bisa besar," kata Dr Robert Glatter, seorang dokter emergensi di Lenox Hill Hospital di New Kota York yang tidak terlibat langsung dari penelitian, seperti dikutip dari Healthline.

Kapasitas dan ukuran ruangan juga mempengaruhi transmisi. Menurut studi, penularan terdeteksi di kelas kebugaran dengan ukuran 59 meter persegi yang bisa memuat 5 sampai 22 orang.

Saat ini setiap tempat kebugaran harus mematuhi protokol kesehatan seperti menyediakan fasilitas cuci tangan atau handsanitizer dan selalu mendisinfeksi ruangan agar bebas dari virus Corona. Pakar menyebut jika ingin ke pusat kebugaran, buatlah rencana.

Pertimbangkan usia dan kondisi kesehatan yang mendasari. Tidak disarankan mengunjungi pusat kebugaran apabila merasa tidak enak badan.

Di gym, selalu praktikkan kebersihan. Bawa peralatan sendiri jika memungkinkan dan disinfeksi semua alat yang digunakan selama di sana. Pertimbangkan mengenakan masker saat berolahraga.



Simak Video "WHO Sarankan Jangan Pakai Masker saat Olahraga"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)