Selasa, 23 Jun 2020 16:45 WIB

Korea Selatan Sebut Gelombang Kedua Hantam Negaranya Sejak Mei

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Aktivitas di Korea Selatan mulai kembali normal usai Corona mereda (AFP) Korea Selatan hadapi gelombang kedua infeksi Corona (AFP)
Jakarta -

Otoritas kesehatan Korea Selatan menyebut mereka tengah berada di gelombang kedua infeksi virus Corona. Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel (KCDC) Jeong Eun-kyeong, mengatakan gelombang kedua dimulai selama periode liburan Mei lalu.

Jeong mengatakan gelombang pertama berakhir pada April setelah jumlah kasus harian Corona turun di bawah 10 untuk beberapa hari sebelum mulai naik di awal Mei.

"Di wilayah metropolitan, kami percaya bahwa gelombang pertama dimulai dari Maret hingga April serta Februari hingga Maret. Lalu kita melihat bahwa gelombang kedua yang dipicu oleh liburan pada bulan Mei telah berlangsung," kata Jeong dikutip dari ABC News.

Ia juga menyebut sulit untuk memprediksi apakah gelombang kedua ini akan menyebabkan infeksi besar-besaran atau tidak, sebab penularan lokal terjadi lebih banyak dari yang dipreduksi.

Jumlah kasus juga diperkirakan akan meningkat pada bulan-bulan di musim gugur dan musim dingin. Jung menambahkan otoritas kesehatan setempat telah menyiapkan tempat tidur di fasilitas kesehatan untuk menangani wabah skala besar.

Dari data yang dihimpun KCDC, sejauh ini ada 12.484 orang yang terinfeksi di Korsel dengan 280 di antaranya meninggal dunia.



Simak Video "Tanggapi Situasi Pandemi, Pemerintah Suarakan Terminologi Baru dan 3T"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)