Dishub DKI Pastikan CFD di Jakarta Akhir Pekan Ini Ditiadakan

ADVERTISEMENT

Dishub DKI Pastikan CFD di Jakarta Akhir Pekan Ini Ditiadakan

Firdaus Anwar - detikHealth
Rabu, 24 Jun 2020 08:18 WIB
Car free day (CFD) kembali diberlakukan di kawasan Bundaran HI. Sejumlah warga tampak bersepeda di kawasan tersebut.
CFD yang ramai di akhir pekan lalu. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di DKI Jakarta pada 21 Juli lalu menuai kritikan. Alasannya karena kegiatan tersebut mengundang banyak massa yang sebagian tidak mempedulikan protokol kesehatan di tengah pandemi virus Corona COVID-19.

Terkait hal tersebut, belakangan beredar informasi yang menyebut CFD tanggal 28 Juni ditiadakan untuk sementara. Tidak dijelaskan sampai kapan CFD ditiadakan.

"HBKB/CFD di kawasan Sudirman-Thamrin tanggal 28 Juni 2020 ditiadakan sementara sampai waktu yang akan ditentukan kembali," tulis informasi yang diterima detikcom.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, membenarkan informasi tersebut. Pemerintah Pronvisi DKI Jakarta diketahui memang berjanji akan melakukan evaluasi pelaksanaan CFD.

"Benar mas," kata Syafrin pada detikcom, Rabu (24/6/2020).

Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Dr dr Tri Yunis Miko Wahyono, MSc, mengatakan kerumunan yang terjadi di CFD 21 Juli lalu berpotensi memicu penularan COVID-19. Keberadaan orang tanpa gejala (OTG) atau terinfeksi dengan kasus ringan sulit dikenali namun bisa menularkan virus.



Simak Video "Isi Surat Ibu yang Minta Ganja Medis Dilegalkan di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)
Horor Kerumunan CFD
Horor Kerumunan CFD
11 Konten
CFD (Car Free Day) pertama di masa transisi PSBB (pembatasan sosial berskala besar) Jakarta menuai kritik. Terjadi kerumunan yang sangat padat disertai berbagai pelanggaran protokol kesehatan sehingga meningkatkan risiko penularan virus Corona.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT