Kamis, 25 Jun 2020 18:04 WIB

Masker Vs Face Shield, Lebih Efektif Mana untuk Cegah Corona?

Anjar Mahardhika - detikHealth
Instruktur mengenakan masker dan face shield saat melakukan senam BollyD (Bollywood Fitness Dance) di Raga Studio, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2020). COVID-19 bukan alasan untuk tidak berolahraga, di Jakarta ada salah satu pilihan olahraga yang menarik salah satunya Senam BollyD. Masker Vs Face Shield (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Di tengah era new normal virus Corona, masker dan face shield merupakan dua barang penting yang kini banyak dipakai masyarakat. Kedua barang ini digunakan untuk mencegah penularan virus Corona. Terlebih ketika seseorang melakukan aktivitas di luar rumah.

Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing ketika digunakan. Saat ini pemakaian masker sangat dianjurkan oleh pemerintah maupun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sementara di era new normal ini, face shield atau pelindung wajah sedang naik daun. Banyak yang menilai, face shield memberikan perlindungan lebih baik ketimbang masker kain. Selain itu, face shield bisa melindungi bagian wajah, seperti mata, hidung, dan mulut dari droplet.

Masker kain

Masker kain yang sedang marak disarankan saat ini bisa digunakan berkali-kali, tak lupa dicuci hingga bersih saat ingin dipakai lagi. Tak hanya itu, masker kain mudah untuk diproduksi sendiri dan harganya terjangkau. Masker kain juga dapat menahan droplet dan menangkal hingga 70 persen partikel.

Meskipun begitu, masker kain tidak bisa memproteksi semua jenis partikel yang ada. Kekurangan lainnya, virus dapat menempel pada pori-pori kain. Meskipun bisa menahan droplet, masker ini tetap bisa ditembus aerosol dan airborne.

"Efektivitas filtrasinya pada partikel dengan ukuran 3 mikron bisa 10-60 persen tersaring atau dicegah. Tentu saja karena masker kain tetap ada kebocoran dan keuntungannya masker ini dapat dipakai berulang tapi perlu dicuci," kata dr Erlina Burhan, SpP, ahli paru dari RSUP Persahabatan beberapa waktu lalu.

Face Shield

Face shield lebih nyaman digunakan dibanding masker, karena tidak menghalangi pernapasan. Sama seperti masker, face shield juga mudah dibersihkan dengan sabun dan air ataupun disinfektan. Selain itu, penggunaannya tidak menutup ekspresi wajah karena bahannya yang tembus pandang.

Pelindung wajah ini diketahui dapat mengurangi virus yang bisa diinhalasi sebesar 92 persen. Namun, karena tidak memiliki segel yang baik, memungkinkan aerosol tetap bisa menembus. Selain itu, face shield sulit untuk diproduksi sendiri.

Lalu, mana yang lebih baik?

Ahli penyakit tropik dan infeksi dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Erni Juwita Nelwan, SpPD, mengatakan bahwa masker kain maupun face shield mempunyai kelebihan masing-masing. Jadi, tidak bisa dibandingkan antara keduanya dalam upaya pencegahan virus Corona.

Untuk hasil maksimal dalam mencegah penularan virus Corona, dr Erni menyarankan untuk menggunakan keduanya bersama.

"Menggunakan masker kain ditambah dengan face shield itu jauh lebih baik proteksinya, karena virusnya akan terhalang," kata dr Erni saat dihubungi detik.com, Kamis (25/6/2020).

"Jadi lebih baik menganjurkan keduanya daripada membandingkan antara keduanya," tutupnya.

Jadi, pilih pakai masker atau face shield?



Simak Video "Seberapa Ampuh Masker dan Face Shield Cegah Penularan Corona?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)