Minggu, 28 Jun 2020 06:11 WIB

Salon Kecantikan Mulai Buka, Ini Pesan dr Reisa

Ayunda Septiani - detikHealth
reisa broto asmoro dr Reisa Broto Asmoro (Foto: BNPB)
Jakarta -

Anggota tim komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dr Reisa Broto Asmoro, menjelaskan sejumlah protokol yang perlu diperhatikan salon atau layanan kecantikan pada era new normal.

Layanan kecantikan dan salon merupakan tempat yang termasuk riskan dalam penyebaran virus Corona COVID-19. Untuk itu, bagi pemilik atau pengelola salon harus hati-hati di tengah pandemi.

"Ini potensi tempat penularan karena kontak pelayan dan pelanggan. Di beberapa tempat juga potensi kerumunan. Sehingga harus ada upaya pengaturan pencegahan dengan protokol kesehatan," kata dr Reisa dalam video yang disiarkan BNPB, Sabtu (27/6/2020).

Selain itu, dr Reisa juga mengatakan untuk selalu membersihkan alat hingga benda yang sering dipegang secara berkala.

"Kalau ada alat yang harus dipakai secara berulang, maka harus disanitasi. Peralatan dan bahan tersebut bisa dicuci, bisa menggunakan deterjen, atau disterilkan dengan disinfektan," ujar dr Reisa.

"Semua pekerja wajib menggunakan APD berupa masker, pelindung wajah atau face shield, pelindung mata dan juga celemek selama mereka bekerja. Untuk pengunjung semua wajib menggunakan masker dan ingat tidak boleh dilepas selama perawatan berlangsung," tambahnya.

dr Reisa menambahkan, setiap tempat pelayanan kecantikan yang dibuka diwajibkan menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Pelanggan harus cuci tangan sebelum masuk, dan diperiksa suhu dengan termometer tembak.

Jika suhu pelanggan maupun pekerja lebih dari 37 derajat celcius setelah diperiksa sebanyak dua kali dengan selang lima menit, pelanggan tidak diperkenankan masuk.



Simak Video "dr. Reisa: Politisi-Tokoh Agama Perlu Jadi Contoh di Masa Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)