Selasa, 30 Jun 2020 09:00 WIB

Cerita Pasien Corona yang Alami Halusinasi dan Mimpi Buruk

Ayunda Septiani - detikHealth
Amerika Serikat menjadi negara terbanyak dalam kasus virus corona, hal tersebut membuat tenaga medisnya juga sangat terimbas dalam hal pelayanan, seperti ini potretnya. Cerita pasien corona yang alami halusinasi dan mimpi buruk. (Foto ilusrasi: AP Photo/John Minchillo)
Jakarta -

Virus Corona tak hanya menyerang fisik penderitanya. Infeksi virus Corona COVID-19 diketahui juga memiliki dampak negatif pada psikis pasien yang mengidapnya.

Dikutip dari laman The New York Times, survei baru-baru menunjukkan virus Corona COVID-19 menimbulkan halusinasi dan mimpi buruk terhadap banyak pasien yang mendapat perawatan dari rumah sakit.

Kondisi ini diketahui akan berdampak pada proses pemulihan. Pasien juga disebut jadi rentan mengalami depresi dan masalah kognitif. Seperti yang dialami pasien COVID-19 bernama Kim Victory, wanita berusia 31 tahun menyebut sering berhalusinasi saat mendapat perawatan di rumah sakit.

Kim mengaku merasa lumpuh di tempat tidur, lalu dibakar hidup-hidup. Saat orang lain menyelamatkannya, ia tiba-tiba berubah jadi patung es di atas prasmanan sebuah kapal pesiar mewah. Selanjutnya, dia menjadi subjek percobaan di laboratorium di Jepang.

Tak sampai di situ, pandangannya pun kembali berubah membawanya dalam sebuah kondisi di mana dia tiba-tiba mendapat serangan dari kucing-kucing.

Halusinasi dan paranoid terjadi saat Victory mendapat perawatan COVID-19 saat dia sulit untuk bernapas. Kegelisahan bahkan sempat membuatnya melepas ventilator dan bahkan jatuh dari tempat tidur.

"Itu sangat nyata, dan saya sangat takut," kata Victory yang sekarang sudah kembali ke rumah di Franklin, Tenn.

Kondisi yang dialami Victory disebut dengan delirium rumah sakit. Fenomena itu biasanya dialami oleh pasien dengan usia lebih tua yang beberapa di antaranya mengalami demensia atau kepikunan.



Simak Video "Kenali Gejala Lain Saat Terinfeksi Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)