Sabtu, 04 Jul 2020 12:09 WIB

Terpopuler Sepekan: Virus Flu Babi G4 Berpotensi Jadi Pandemi Baru?

Firdaus Anwar - detikHealth
Riset di Cina Peringatkan Kandidat Virus Pandemi Baru dari Babi Peneliti di China sebut virus flu babi G4 berpotensi jadi pandemi berikutnya. (Foto: DW SoftNews)
Topik Hangat Virus Baru G4
Jakarta -

Sepekan ini sempat ramai soal isu kemunculan virus flu babi baru berkode G4 EA H1N1. Peneliti dari China Agricultural University menemukan virus ini setelah menganalisa hampir 30 ribu swab hidung dari babi di rumah pemotongan antara tahun 2011-2018.

Lewat pemeriksaan peneliti berhasil mengisolasi 179 virus flu babi. Mayoritas di antaranya adalah virus G4 atau salah satu dari 5 strain G lainnya.

"Virus G4 menunjukkan peningkatan tajam sejak 2016 dan merupakan genotip predominan yang beredar pada babi yang terdeteksi di sedikitnya 10 provinsi," tulis para ilmuwan dalam laporannya di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, dikutip dari Sciencemag.

Virus flu babi G4 disebut memiliki potensi untuk jadi pandemi berikutnya karena bersifat mudah menular. Selain itu Tes antibodi menunjukkan sekitar 10,4 persen peternak babi dan 4,4 persen populasi umum di China tampaknya telah terinfeksi.

Menanggapi kabar ini, Kementerian Pertanian (Kementan) lewat Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menjelaskan bahwa virus flu babi G4 masih belum dilaporkan di Indonesia. Dirjen PKH, I Ketut Diarmita, mengaku akan meningkatkan kewaspadaan demi mengurangi potensi virus tersebut masuk dan menyebar di Indonesia.

"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir terkait flu babi ini. Pemerintah akan terus memantau dan berupaya agar penyakit ini tidak terjadi di Indonesia," kata Ketut.

Beberapa ahli menyebut virus flu babi G4 sebetulnya tidak perlu dikhawatirkan berlebihan, namun tetap diwaspadai. Menurut virolog dari Universitas Udayana, Profesor Ngurah Mahardhika, virus ini kurang memiliki daya kejut untuk memicu pandemi.

"Jika 10 persen orang yang di test sudah punya antibodi (virus flu babi), jumping species barrier sudah lama terjadi. Dan penularan human to human sudah lama terjadi. Begitu ilmu yang saya pelajari. Ini tidak merisaukan saya," kata Prof Mahardhika.



Simak Video "Fakta-fakta Virus Tick-Borne yang Gegerkan China"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)
Topik Hangat Virus Baru G4